
MANGUPURA, BALIPOST.com – Wisatawan domestik (Wisdom) memadati Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Pala Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung pada Libur Tahun Baru 2026. Meski peningkatannya belum signifikan, pengelola tetap mensyukuri adanya kenaikan jumlah wisatawan.
Ketua Pengelola DTW Alas Pala Sangeh, Ida Bagus Gede Pujawan, mengatakan bahwa lonjakan kunjungan mulai terlihat sejak memasuki libur akhir tahun. Namun, peningkatan tersebut masih tergolong tipis jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Kalau kunjungan hari ini, totaly kita akan bisa tahu nanti sore. Tapi melihat debit kunjungan, dari hari sebelumnya ada peningkatan sedikit,” ujar IB Pujawan, Kamis (1/1).
Menurutnya, wisatawan domestik menjadi penyumbang utama kenaikan jumlah kunjungan. Namun secara keseluruhan, jumlah wisatawan pada Desember 2025 tercatat lebih rendah dibandingkan Desember 2024. Selisihnya bahkan mencapai sekitar 2.500 wisatawan.
“Kalau kami lihat sekarang, memang situasinya agak lesu. Mungkin karena cuaca dari kemarin, ya kita paham, kan sering terjadi hujan. Itu mungkin penyebab utama juga, mungkin juga secara perekonomian,” ungkapnya.
Meski kondisi kunjungan belum pulih sepenuhnya, Pujawan menyebut tren peningkatan sudah mulai terlihat sejak 17 Desember 2025. Pada periode tersebut, DTW Alas Pala Sangeh mencatat tambahan sekitar 300 kunjungan, baik dari wisatawan asing maupun domestik. “Sampai sekarang, untuk tahun baru ini peningkatan kunjungan domestik lumayan,” terangnya.
Pujawan menilai belum maksimalnya lonjakan wisatawan dipengaruhi oleh belum pulih sepenuhnya minat kunjungan ke Bali. Ia pun berharap seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah terus menjaga taksu Bali sebagai kekuatan utama pariwisata, disertai pembenahan kebersihan dan keamanan kawasan wisata.
“Ya mudah-mudahan ke depan ini menjadi gambaran kita semua. Masyrakat Bali dan terutama pemerintahan Bali, untuk mengkaji ulang apa yang harus diperbaiki. Karena memang taksu Bali itu tidak bisa di kalahkan. Yang dicari itu bukan sumber daya alam, bukan alamnya. Tapi bagaimana kita meng-creat alam ini tetap bersih, tetap terjaga, tetap lestari, dan tetap berbudaya,” jelas Pujawan.
Ia pun menegaskan, pengelola DTW Alas Pala Sangeh tetap optimistis pariwisata Bali akan kembali bergairah, seiring upaya bersama menjaga kelestarian alam dan nilai budaya yang menjadi daya tarik utama Pulau Dewata.(Parwata/balipost)










