Petenis nasional Janice Tjen. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Petenis nasional Janice Tjen berharap lebih banyak atlet tenis Indonesia mendapat dukungan konkret dari pemerintah.

Ini, disampaikan usai pertemuan perdananya dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

Petenis dengan peringkat ke-53 dunia itu berharap pemerintah dapat meningkatkan dukungan, terutama dalam penyediaan fasilitas latihan dan perlengkapan tenis.

“Dengan Pak Erick Thohir itu untuk perkenalan saja. Sebelumnya kan memang belum pernah ketemu, dan belum pernah bicara, ngobrol gitu, dan kemarin itu untuk ngobrol saja,” kata Janice, Sabtu (15/11) dikutip dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Sempat Disanksi Demosi, Lima Oknum Polisi Calo Bintara Akhirnya Dipecat

“Harapan ke depannya semoga bisa lebih membantu dan memfasilitasi pemain, alat-alat tenis juga.”

Janice menambahkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menyusun sejumlah program pembinaan atlet.

“Mereka juga udah menyusun program-program dari Kemenpora. Semoga program-program itu bakal terwujudkan,” ujar Janice.

Sebagai atlet profesional, Janice mengakui sebagian besar biaya kompetisi masih ditanggung secara mandiri.

“Pemain tenis profesional memang biayanya masih mandiri dulu. Pemerintah biasanya support lewat event-event negara,” ujar Janice.

Baca juga:  Ribuan Pesepak Bola Usia Dini dari 7 Negara Ikuti 'Bali 7s 2026'

Mengenai target prestasi, Janice yang masuk daftar atlet persiapan SEA Games menegaskan fokusnya adalah meraih hasil terbaik di setiap turnamen.

“Target pribadi selalu jadi yang terbaik, pastinya juara. Untuk SEA Games juga semoga bisa meraih medali emas,” kata Janice.

Namun, ia memastikan pertemuan dengan Erick Thohir tidak membahas target medali secara spesifik.

Sementara itu, Menpora memastikan kementerian yang dipimpinnya akan terus mendukung atlet-atlet yang punya potensi besar seperti Janice untuk bisa tampil di level Olimpiade.

Baca juga:  Apresiasi Insan Sepak Bola Indonesia, PSSI Awards 2025 Digelar

Menpora bertemu dengan Janice pada Kamis (13/11). Melalui akun media sosialnya, Menpora membagikan perasaan senang dapat bertemu dengan Janice yang berhasil menjadi juara tunggal putri pada WTA 250 Chennai Open 2025 di India.

Janice, yang berusia 23 tahun dan saat ini berada di peringkat ke-53 WTA, kata dia, dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.

“(Tujuannya) agar olahraga menjadi cermin kedigdayaan bangsa Indonesia di dunia,” tulisnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN