
AMLAPURA,BALIPOST.com – Ditunjuknya Karangasem menjadi tuan rumah cabor bola voli pada pagelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI 2025 berdampak pada okupasi hotel.
Selama pergelaran tersebut, bumi lahar kecipratan hunian hotel hingga ratusan kamar. Saat ini jumlah hunian mencapai kisaran 80 persen.
Menurut Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta dengan ditunjuknya Karangasem sebagai lokasi pertandingan cabor bola voli tersebut, cukup mempengaruhi tingkat hunian hotel di Karangasem. Pasalnya, kontingen dari kabupaten yang lainnya menginap di beberapa hotel yang ada di Karangasem.
“Berdasarkan laporan yang kita terima, ada sekitar 200 kamar dibooking oleh kontingan dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Ditunjuknya kita sebagai tuan rumah cabor bola voli ini cukup mempengaruhi okupasi hotel di Karangasem selama pagelaran tersebut,” ujar Sedana Merta.
Dengan adanya bookingan hotel tersebut, pihaknya meminta kepada PHRI Karangasem agar bisa menginformasikan kepada hotel-hotel yang menjadi lokasi kontingen menginap, supaya mempersiapkan fasilitas yang terbaik untuk para atlet, sehingga mereka merasa nyaman selama berada di sana.
“Tunjukan kalau fasilitas hotel yang ada di Karangasem tidak kalah bagus dan baik dengan hotel yang ada di luar Karangasem. Tapi, kami yakini pihak hotel pasti akan memberikan pelayanan maksimal dan terbaik demi kenyamanan tamunya ,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa menjelaskan, dengan adanya event olahraga ini di Karangasem, memang ada sejumlah anggota pengusaha mendapatkan bokingan hotel. “Kami bersyukur dengan kegiatan ini berpengaruh pada pariwisata Karangasem. Saat ini okupasi hotel sekitar 70 persen, dan dengan adanya bookingan dari kontingen porprov sekitar 15 persen, maka okupansi hotel naik menjadi 80 persen,” ucapnya, Jumat (29/8).
Kariasa mengatakan, tak hanya terkait okupansi hotel saja, akan tetapi dengan event ini juga terhadap ekonomi masyarakat, serta promosi pariwisata bumi lahar. “Dengan event olahraga ini secara otomatis mempromosikan pariwisata Karangasem sehingga lebih banyak kunjungan wisatawan ke Karangasem,” imbuhnya. (Eka Parananda/balipost)