Jebol- Senderan jebol akibat hujan deras yang terjadi beberapa hari lalu. (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Hujan deras yang melanda sebagian wilayah Karangasem dan sekitarnya beberapa hari lalu memicu puluhan bencana alam. Dampak dari bencana tersebut, memicu kerugian materiil mencapai setengah miliar lebih.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengungkapkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem telah melakukan pendataan terkait dampak dari bencana yang ditimbulkan akibat hujan deras beberapa hari lalu. Kata dia dari hasil pendataan yang telah dilakukan, tercatat ada sebanyak 40 titik bencana yang tersebar di enam Kecamatan dari delapan Kecamatan yang ada.

Baca juga:  4 Siswa SMP Saraswati Tabanan Diserahkan ke Disdik

“Sejak kemarin hingga saat ini, laporan dari masing-masing Desa yang ada di Kabupaten Karangasem terus masuk ke BPBD. Sehingga secara total sudah ada 40 titik bencana. Dan beberapa Desa ada yang baru lapor ke kita, mungkin masyarakat yang terdampak, kemarin tidak sempat melapor ke Desa,” ujarnya Minggu (9/6).

Arimbawa mengatakan, Dari total kejadian bencana yang melanda Kabupaten Karangasem, kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 531 juta. Mengingat ada beberapa kerusakan yang ditimbulkan seperti rumah rusak tertimpa pohon dan terkena longsor, jalan jebol, hingga senderan pura yang mengalami jebol.

Baca juga:  Kenapa Peningkatan Kasus COVID-19 Didominasi OTG? Ini Jawabannya

“Bencana paling banyak terjadi di Kecamatan Manggis, meliputi longsor, banjir hingga pohon tumbang. Namun semua laporan yang sifatnya urgent sudah berhasil kita tangani dengan bantuan dari masyarakat. Dan terkait beberapa fasilitas umum yang terkena longsor dan jebol, kita masih melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan dan proses perbaikan,” katanya. (Eka Parananda/Balipost).

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *