Penjor terpasang di wilayah Denpasar, lokasi yang akan dilalui delegasi WWF ke-10. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pertemuan World Water Forum (WWF) ke-10 akan berlangsung pada 18-25 Mei 2024. Untuk menyambut delegasi dengan nuansa Bali, Pemerintah Kota Denpasar mendapatkan bagian pemasangan penjor dari pintu keluar tol hingga The Meru Sanur.

Pemasangan penjor sudah mulai dilakukan, Jumat (17/5). Total anggaran yang dikeluarkan dari pengadaan penjor ini Rp265 juta yang terdiri dari 300 penjor biasa dan 10 penjor premium.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti mengatakan, penjor dipasang sepanjang 15 kilometer. Pemasangan antara penjor satu dengan penjor lainnya akan diberikan jarak 100 meter. Penjor dipasang berjejer kiri dan kanan sepanjang jalan yang dilalui delegasi.

Baca juga:  Dua Wakil Pariwisata Indonesia Masuk Nominasi UNWTO Award

“Pemasangan mulai dari pintu keluar Tol Bali Mandara Benoa sampai Hotel The Meru Sanur sekitar 15 kilometer. Kalau dihitung kiri dan kanan dengan jarak 100 meter antar penjor itu memerlukan sekitar 300 penjor,” jelasnya.

Menurut Riastiti, harga batasan penjor biasa yang dibeli sesuai standar yang sudah ditentukan dalam Perwali Nomor 58 Tahun 2023 tentang perubahan atas peraturan Walikota Kota Nomor 11 Tahun 2023 tentang standar harga barang tahun anggaran 2023 bahwa rincian barang penjor hias dengan harga Rp800.000 per buah. Jika dikalikan 300 maka penjor biasa dianggarkan Rp240 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Selain penjor biasa 300, juga dipasang 10 penjor premium di 5 titik. Penjor premium tersebut dengan harga Rp2.500.000 per buah. Totalnya Rp 25 juta,” ujarnya.

Baca juga:  Empat Hari Tambahan Kasus COVID-19 Bali Terus Turun, Korban Jiwa Justru Alami Kenaikan

Dengan itu, total anggaran yang dikeluarkan untuk pembuatan penjor ini mencapai Rp265 juta. Riastiti mengatakan, untuk penjor premium masing dipasang, dua buah kiri dan kanan pintu ke luar Tol Bali Mandara Benoa, dua buah kiri dan kanan Perempatan Pesanggaran, dua buah kiri dan kanan perempatan McDonalds Sanur, Perempatan Sanur dan pintu masuk Hotel The Meru Sanur.

Untuk diketahui, pelaksanaan WWF ke-10 ini berlangsung di beberapa lokasi yakni Nusa Dua, Kuta dan Sanur. Penjor pun akan dipasang di pinggir jalan yang dilintasi delegasi. Mulai dari pintu keluar Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai hingga ke beberapa venue WWF nanti.

Baca juga:  Didongkrak Libur Panjang, Tingkat Hunian The Nusa Dua Naik Hampir Dua Kali Lipat Dibanding Sebulan Sebelumnya

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjokorda Bagus Pemayun sebelumnya mengatakan, pemasangan penjor ini melibatkan beberapa instansi secara ngerombo. Mulai dari wilayah bandara dipasang oleh PT Angkasa Pura hingga beberapa lokasi di Badung oleh Pemerintah Kabupaten Badung. “Ngerombo kita, nanti yang dari IDTC, IDTC yang buat, di Nusa Dua Pemkab Badung. Denpasar juga dapat bagian, keluar dari jalan tol hingga The Meru,” katanya.

Pemasangan penjor ini dikatakannya untuk menonjolkan ciri khas Bali. Terlebih delegasi pada WWF ini akan lebih banyak dibandingkan G20 lalu. (Widiastuti/bisnisbali)

BAGIKAN