I Nyoman Sugawa Korry. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – DPD II Partai Golkar Buleleng mengusulkan I Nyoman Sugawa Korry menjadi bakal calon bupati Buleleng 2024. Atas usulan ini, Sugawa pun memberikan tanggapannya.

Ia mengaku akan menyerap aspirasi dari kader dan simpatisan partai beringin hingga tingkat desa, terkait usulan yang disampaikan oleh DPD II itu. Politisi asal Desa Banyuatis ini, Rabu (3/4), mengatakan tawaran yang diberikan oleh partainya itu harus ada landasan yang jelas. Menurutnya, jika itu memang aspirasi dari kader dan simpatisan, bertarung di Pilkada Buleleng 2024 layak dipertimbangkan.

Baca juga:  Keterwakilan Perempuan di DPRD Jembrana Belum Penuhi Kuota 30 Persen

“Saya pastikan akan mengecek terlebih dulu aspirasi kader dari tingkat kecamatan dan desa. Kami akan pertimbangkan kalau memang jajaran kader di Buleleng semangat dan serius serta bersatu utk mendukung dan bekerja,” tegasnya.

Bahkan dalam waktu dekat, Golkar Buleleng akan melakukan pertemuan dengan Pengurus Desa (PD) dan Pengurus Kecamatan (PK) Golkar di Bali utara, untuk mengkomunikasikan terkait hal ini. “Hari Minggu diundang untuk rapat konsolidasi di DPD II Golkar. Kalau dari partai sudah sih ada komunikasi, tapi itu di internal sendiri saja. Itu nanti akan kita diskusikan lagi,” tambahnya.

Baca juga:  Distan Buleleng Didesak Rekrut Dokter Hewan

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Buleleng, Ida Gede Komang (IGK) Kresna Budi menyampaikan usulan agar Sugawa Korry dipertimbangkan menjadi bacabup Buleleng.

Kresna menilai, mantan Ketua DPD II Golkar Buleleng itu masih dibutuhkan oleh sejumlah kader dan simpatisan. Bahkan dorongan juga datang dari Fraksi-fraksi di DPRD Provinsi maupun Buleleng.

Sugawa meski gagal melenggang ke DPR RI, meraup suara cukup besar pada perhelatan Pileg 2024. Khusus di Kabupaten Buleleng saja, Sugawa Korry mampu meraup suara sebanyak 29 ribu lebih. “Namanya sudah tidak asing lagi di masyarakat. Bahkan sempat maju di Pilkada tahun 2007 silam. Ini nanti akan kita komunikasikan lagi,” terang Kresna. (Nyoman Yudha/balipost)

Baca juga:  Dua SD di Buleleng Terdampak Bencana, Kerusakan Capai Ratusan Juta Rupiah
BAGIKAN