Seorang pendaki berada di Gunung Agung, Karangasem. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Jalur pendakian lewat jalur Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem akan ditutup sementara. Penutupan itu dilakukan karena dalam waktu dekat akan berlangsungnya upacara Tawur Tabuh Gentuh dan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih 2024.

Sekretaris Karya IBTK, I Nyoman Sudarsana, pada Jumat (1/3) mengungkapkan, aktivitas pendakian ke Gunung Agung beberapa hari akan ditutup sementara. Penutupan dilakukan karena akan berlangsung upacara Tawur Tabuh Gentuh dan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih 2024.

Baca juga:  Tertimpa Batu Galian, Buruh Tewas

“Jadi, sehubungan dengan pelaksanaan Tawur Tabuh Gentuh dan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih Tahun 2024, maka dengan ini kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk sementara waktu tidak melakukan aktifitas pendakian di Gunung Agung. Karena pendakian akan mulai ditutup, mulai dari tanggal 17 Maret sampai dengan 14 April mendatang. Setelah itu, aktivitas pendakian kembali akan dibuka seperti biasa,” ucap Widiartha.

Baca juga:  Gunung Agung Siaga, Aktivitas Kegempaan Masih Capai Puluhan Kali

Sudarsana mengatakan, penutupan pendakian bertujuan agar kesucian Gunung Agung dan Pura Besakih terjaga, mengingat antara Gunung Agung dan Pura Besakih menjadi satu kesatuan kawasan suci. Maka dari itu, jalur pendakian khususnya yang ada di wilayah Desa Besakih ditutup. “Di Besakih ada beberapa titik jalur pendakian, dan semua itu akan ditutup sementara sampai upacara selesai nanti,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *