DENPASAR, BALIPOST.com – Sampai saat ini para calon legislatif, baik DPD, DPR-RI dan DPRD Kabupaten/Kota di Bali  masih minim dalam penyampaian visi  maupun program untuk fokus membangun, memperjuangkan dan menyelamatkan Bali.

Bahkan para calon ini dinilai para budayawan mengalami degradasi visi khususnya dalam menyelamatkan alam, krama Bali dan budaya Bali.

Akademisi yang juga budayawan, Kadek Satria, pada Rabu (31/1) berani mengatakan kualitas visi calon wakil Bali pada Pemilu 2024 mengalami degradasi.

Baca juga:  Kasus Penanganan Dugaan Money Politic Dianggap Tak Ada Kejelasan, Warga Datangi Bawaslu Buleleng

Dikatakan demikian karena para calon hanya mengedepankan pemenangan pribadi dan kelompok dengan bermodal popularitas, namun minim visi untuk Bali.

Sebagai masyarakat Bali, Kadek Satria melihat para calon legislatif baik di DPR maupun DPD yang akan melaju ke pusat sebagai wakil Bali minim dalam penyampaian visi misi maupun program yang fokus dalam membangun Bali, baik di bidang seni, adat, budaya dan alam Bali.

Baca juga:  Dua Penipu Catut Nama Caleg Ditangkap, Satu Pelaku Pecatan Polisi 

Budayawan I Gede Anom Ranuara menegaskan yang perlu diperjuangkan wakil rakyat Bali adalah agar Bali mendapatkan status dan hak istimewa.

Bukan dalam urusan politik, namun urusan mempertahankan tradisi dan budaya Bali.

Status istimewa ini belum pernah menggema di antara visi para calon wakil Bali.

Makanya dia sedikit kecewa program ini tak nyata digaungkan minimal saat kampanye. (Made Sueca/balipost)

Simak selengkapnya di video

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *