DENPASAR, BALIPOST.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pariwisata menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 5 juta orang pada 2024. Untuk mencapai target tersebut, Bali telah menyiapkan strategi.

Salah satunya dengan menggelar berbagai event. Total terdapat 58 event yang bakal memanjakan wisatawan saat berlibur di Pulau Dewata ini. Terdiri dari festival seni budaya sebanyak 46 event, 8 event sport, dan 4 event MICE.

Dalam Calender of Event Bali 2024 yang telah diluncurkan Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Selasa (23/1), venue festival tersebar di sembilan kabupaten/kota se-Bali. “Event ini kita dorong untuk bagaimana wisatawan stay lebih lama, bisa juga salah satu untuk menarik wisawatan datang pada bulan-bulan yang memang kita sampaikan (ada event, red), dan setiap bulan, itu ada. Jumlahnya ada 58 event,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun saat meluncurkan Calender Of Event Bali 2024 di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Selasa (23/1).

Baca juga:  Naker Bali di "Diamond Princess" Belum Juga Dipulangkan, Keluarga Cemas

Dikatakan bahwa Bali menargetkan jumlah kunjungan wisman ke Bali pada tahun ini sebanyak 5 juta orang. Target ini meningkat dibandingkan tahun lalu.

Target kunjungan di 2024 ini, diakui Kadispar lebih rendah dari target yang dipasang Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI. “Kalau Mas Menteri (Sandiaga Uno, red) targetnya cukup tinggi, kalau gak salah 6,6 juta. Tapi kami mengacu pada tahun lalu 4,5 juta kami naikkan menjadi 5 juta di tahun 2024 ini. Tapi akan kami kaji ulang menyesuaikan target dari Kemenparekraf,” ujarnya.

Baca juga:  Penambahan Kasus COVID-19 Bali Masih di Atas 300 Orang, Pasien Sembuh Lebih Banyak

Terkait Calender Of Event Bali 2024, dikatakan jumlahnya mengalami penurunan dibandingkan 2023 yang sebanyak 66 event. “Event kami jumlahnya memang menurun. Tahun lalu jumlahnya 66 event sekarang 58 event. 66 event itu dalam perjalanannya ada yang tidak berjalan karena ada masalah teknis dan sebagainya. Namun 58 event ini sudah firm, mudah-mudahan tidak ada perubahan-perubahan,” ujar Tjok Pemayun.

Meskipun demikian, pihaknya meyakini jumlah event yang digelar bisa bertambah. Mengingat masih ada asosiasi yang belum mendaftarkan eventnya, terutama event MICE. Begitu juga dengan komunitas-komunitas ada yang belum menyampaikan.

Baca juga:  Tusuk Ibu Hamil dan PIL-nya, Ini Pengakuan Pelaku

Diharapkan dengan semakin banyaknya event yang digelar akan menarik kunjungan wisman ke Bali. (Ketut Winatha/balipost)

Simak selengkapnya di video

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *