Ketua Program Tim Unggulan TPN Ganjar-Mahfud, Satya Heragandi (kanan), bersama Deputi Operasi 247 TPN Ganjar-Mahfud, Denon Prawiraatmaja, memberikan keterangan usai Launching Grade Id di Jakarta, Jumat (5/1/2024). (BP/Ant)

JAKARTA, BALIPOST.com – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 berusaha menarik minat generasi muda dengan mengikuti sejumlah tren di media sosial. Hal itu dikatakan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.

“Kalau untuk TikTok, Pak Ganjar dan Pak Mahfud dan Mas Alam (putra Ganjar), itu sudah mulai aktif, ya. Bahkan, Mas Alam sudah lebih dulu, tetapi beberapa waktu mulai dari tahun lalu, kemudian dua hari lalu, juga ada diskusi antara Pak Ganjar dan Pak Sandi (Sandiaga Uno). Biasanya memang malam main TikTok-nya,” kata Ketua Program Tim Unggulan TPN Ganjar-Mahfud, Satya Heragandi, usai Media Launching Grade Id di Jakarta, dikutip dari kantor berita Antara, Jumat (5/1).

Menanggapi terkait makin aktifnya calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan di platform TikTok dan X, Satya menuturkan baik Ganjar maupun Mahfud sudah melakukan hal serupa sebagai upaya mendekatkan diri pada masyarakat.

Baca juga:  KUKM Jadi Solusi Atasi Kesenjangan Ekonomi

Baik Ganjar maupun Mahfud, lanjut Satya, selalu berusaha menyempatkan waktu untuk menyapa masyarakat, khususnya kaum milenial dan generasi Z, lewat media sosial di malam hari usai melaksanakan bertugas maupun berkampanye.

Maka dari itu, Satya menyarankan bagi masyarakat untuk mengikuti akun media sosial pribadi milik Ganjar dan Mahfud, supaya bisa mengenal kedua tokoh tersebut lebih dekat.

“Jadi, teman-teman, silahkan ikuti akun TikTok dan Instagram Pak Ganjar, Pak Mahfud, dan Mas Alam; karena malam hari kita malah punya kesempatan untuk berdiskusi dengan beliau. Jadi, memang begitu selesai urusan kampanye, sekarang mereka menyempatkan diri menyapa masyarakat melalui platform-platform itu,” kata Satya.

Baca juga:  India Alami Lonjakan Kasus COVID-19 Baru Tertinggi di Dunia

Sementara itu, Deputi Operasi 247 TPN Ganjar-Mahfud, Denon Prawiraatmaja, menambahkan perlu program-program dengan gaya lebih ringan dan lebih dekat dalam menggaet minat anak muda untuk mengenal Ganjar-Mahfud.

Hal itu supaya penerus bangsa dapat lebih memahami esensi pilpres serta visi dan misi pasangan calon untuk membangun Indonesia di masa depan.

TPN Ganjar-Mahfud sendiri, kata Denon, sudah mempunyai tim untuk mengamati tren atau hal-hal yang sedang terjadi di kalangan anak muda melalui pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi demografi wilayahnya.

Selain memanfaatkan media sosial, Denon mengaku TPN Ganjar-Mahfud telah meluncurkan empat aplikasi yang memiliki pola pendekatan unik pada masyarakat, yaitu Ganjar Twin (AI), Super App GPMMD3, Oke Mas Ganjar (OMG), dan Ganjar Mahfud App.

Baca juga:  Canangkan Gerakan Luar Biasa Turunkan "Stunting," Lembaga Ini Ditunjuk Jadi Ketua

“Mudah-mudahan, secara substansi, yang penting kan kalau kita lihat dari peluncuran Grade Id tadi, yang penting menyampaikan pesan, visi dan misinya Pak Ganjar dulu. Kemudian, kalau kita mencoba menjangkau milenial, gen Z, gen Y; pola-pola itu kami harapkan disampaikan visi dan misi itu tadi sesuai dengan demografinya,” ujar Denon.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Masa kampanye pemilu ditetapkan mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024. (Kmb/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *