Agus Mahayastra (tengah), Anom Masta (kiri) dan Made Watha saat minum kopi bersama untuk memediasi miskomunikasi antara Anom Masta dan Watha. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kasatpol PP Gianyar, Made Watha sempat diberitakan bersitegang dengan politikus senior Partai Golkar yang juga Wakil Ketua DPRD Gianyar, I Gusti Ngurah Anom Masta. Ketegangan ini diduga karena pemasangan baliho alat peraga kampanye (APK).

Mantan Bupati Gianyar, Made Mahayastra pun berinisiatif mempertemukan keduanya di salah satu tempat di Kota Gianyar, Rabu (29/11). Mahayastra, Kamis (30/11), mengatakan dirinya menghubungi kedua belah pihak. “Keduanya sempat viral karena bersitegang, saya selaku teman kedua pihak saya ajak ketemu disebuah tempat sambil ngopi di Kota Gianyar,” ucap pria yang akrab disapa Agus Mahayastra ini.

Baca juga:  Radikalisme, Wabah Penyakit yang Gerogoti Sendi-sendi Pancasila

Menurut Mahayastra, Anom Masta dan Watha berteman baik, masalahnya ada miskomunikasi. “Mereka miskomunikasi, setelah saya pertemukan kedua pihak sama-sama minta maaf dan saling rangkul mereka berteman dan bercanda,” jelasnya.

Kasatpol PP Gianyar yang dihubungi membenarkan pertemuan dirinya Anom Masta. “Masalahnya sudah selesai, sudah cair, tidak ada masalah lagi, memang benar kita berteman baik,” jelas Watha.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sebelumnya Satpol PP menerima laporan masyarakat soal baliho Anom Masta berukuran besar yang di Jalan Baypass Prof Mantra diduga sudah kedaluwarsa. Selanjutnya Kasatpol PP Gianyar menghubungi Anom Masta melalui pesan WA agar bersangkutan menurunkan sendiri baliho APK. Bahkan petugas Satpol PP Gianyar belum menurunkan dan membiarkan baliho itu.

Baca juga:  Toko Modern Berjejaring Bodong Diminta Ditertibkan

Saat menghadiri pelantikan Kadis Dukcapil Kabupaten Gianyar di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Senin (27/11), Kasatpol PP Gianyar duduk menunggu acara dan tiba-tiba datang Anom Masta. Melihat seorang Pimpinan DPRD Gianyar datang, Kasatpol PP Gianyar langsung berdiri, namun tiba-tiba Anom Masta memukul perut Watha.

Watha awalnya menduga Anom Masta bercanda. Namun Anom Masta kembali menarik kerah baju Watha. Beruntung ada dua orang anak buah Wakil Ketua DPRD Gianyar yang langsung melerai. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Kebebasan Era Reformasi, Jangan Dimaknai Berlebihan Bangkitkan PKI  
BAGIKAN