Ilustrasi. (BP/Dokumen)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Salah seorang wisatawan perempuan berinisial MOJ (57) asal Spanyol Meninggal dunia usai melaksanakan aktivitas diving di spot diving liberty di kawasan Tulamben, Kecamatan Kubu, Selasa (7/11). Korban meninggal dunia setelah dinyatakan mengalami pecah pembuluh darah.

Sebelumnya sempat mengalami sesak usai melakukan aktivitas diving tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban sekitar pukul 09.30 WITA bersama rombongan berangkat dari Candidasa menuju Tulamben untuk melaksanakan diving.

Baca juga:  Dihentikan, Pemantauan KM Sanjaya 86 Hilang Kontak di Perairan Selat Bali

Pada pukul 11.00 WITA, rombongan sampai di Tulamben, tepatnya di spot diving area Liberty dan selanjutnya melakukan diving ipandu oleh dive master Muji Parwono yang berasal dari Langkat, Sumatera Utara.

Kemudian pada pukul 11.28 WITA mulai dilaksanakan diving tahap pertama selesai selama 48 menit, saat itu korban masih dalam keadaan sehat. Setelah istirahat selama 1 jam, kembali dilaksanakan diving tahap dua kurang lebih korban menyelam selama 52 menit kemudian naik ke permukaan.

Baca juga:  Bendesa Adat Besakih Sebut APD Bagian Terpenting Penanganan COVID-19

Saat naik inilah, korban seperti mengalami sesak dan kemudian sampai di darat berusaha diberikan nafas buatan. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kubu 1 sempat diberikan penanganan oleh tim medis.

Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana seizin Kapolres Karangasem, AKBP Ricko AA Taruna, Rabu (8/11) membenarkan adanya peristiwa ini. “Ya, benar kejadian itu. Korban dinyatakan meninggal dunia pukul 16.20 WITA. Korban diduga meninggal dunia karena mengalami pecah pembuluh darah. Korban telah dibawa ke RSUD Karangasem untuk dilakukan visum diantar oleh suaminya,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Tebing Sungai Ayung Longsor, Pencarian Korban Dilanjutkan Besok
BAGIKAN