Pemedek bersembahyang di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Batur, Kintamani, Minggu (1/10). (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Puncak Karya Ngusaba Kapat di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kintamani, telah berlangsung pada 29 September lalu, bertepatan dengan rahina Purnamaning Sasih Kapat. Sesuai dudonan karya, karya Ngusaba Kapat tahun ini akan dilaksanakan hingga 5 Oktober.

Bendesa Adat Songan Jero Temu selaku Ketua Pelaksana Karya mengatakan Karya Ngusaba Kapat di Pura Hulun Danu Batur Desa Adat Songan rutin dilaksanakan tiap tahun. Pada pelaksanaan karya tahun ini, rangkaian upacaranya sudah dimulai sejak 25 September lalu. Sementara puncak Karya berlangsung pada 29 September.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Bali Masih 2 Digit, Korban Jiwa Kembali Dilaporkan

Sehari setelah puncak karya atau pada 30 September, rangkaian upacara dilanjutkan dengan bhakti penganyar yang dimulai dari kabupaten Jembrana. Dilanjutkan dengan Bhakti pengantar dari kabupaten/kota lainnya pada hari berikutnya. “Hari ini Bhakti penganyar dari Kabupaten Buleleng,” jelasnya.

Karya Ngusaba Kapat di Pura Hulundanu Batur akan mesineb pada 5 Oktober. Jero Temu mengajak seluruh umat Hindu dan Subak untuk tangkil ngaturang bakti selama karya ngusaba berlangsung. Diharapkan melalui pelaksanaan karya Ngusaba ini, Ida Sang Hyang Widi Wasa selalu memberikan anugerah kerahayuan dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia. (Dayu Swasrina/Balipost)

Baca juga:  Inovator Muda Berbagai Negara Bertemu di Sanur
BAGIKAN