Personil Polsek Kintamani pasang spanduk di kawasan hutan. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Kebakaran hutan dan lahan rawan terjadi di Kintamani saat musim kemarau seperti sekarang. Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, Polsek Kintamani memasang puluhan spanduk di dekat hutan. Isinya mengajak masyarakat mewaspadai kebakaran hutan dan lahan.

Pemasangan spanduk sudah dilakukan sejak Jumat lalu. Pemasangan dilakukan personil Polsek Kintamani bersama BKSDA dan KPH selaku pengelola kawasan hutan di Kintamani.

Kapolsek Kintamani Kompol Ruli Agus Susanto mengatakan dari 20 spanduk yang disiapkan sebagian besar sudah terpasang. Pemasangan dilakukan di dekat hutan dan lahan-lahan yang kering dan berpotensi kebakaran. Paling banyak dipasang di kawasan TWA Gunung Batur Bukit Payang. “Sudah hampir semua dipasangi. Tinggal di sukawana, Pinggan dan Sukawana yang belum. Karena agak jauh, Senin kami rencana pasang juga di sana,” katanya, Minggu (10/9).

Baca juga:  Calon Tunggal, Pilkel di 14 Desa Digelar dengan Musyawarah Mufakat

Pemasangan spanduk ini dilakukan dalam upaya menyadarkan masyarakat agar mewaspadai kebakaran hutan dan lahan dampak musim kemarau. Diharapkan upaya yang dilakukannya ini efektif mencegah terjadinya kebakaran.

Bencana kebakaran hutan di Kintamani sudah beberapa kali terjadi. Dalam penanganan kebakaran, Ruli menyebutkan ada beberapa kendala yang sering dihadapi petugas. Antara lain medan yang sulit dijangkau armada damkar dan tidak tersedianya bak penampungan air. Seperti saat penanganan kebakaran hutan di wilayah Serongga, Desa Songan belum lama ini. Karena lokasi kebakaran sulit dijangkau damkar, pemadaman dilakukan dengan peralatan seadanya. Terkait hal itu, Ruli mengaku pihaknya sudah menyampaikan masukan agar pengelola kawasan hutan yakni BKSDA dan KPH dapat membuatkan pembuatan bak penampungan air. (Dayu Rina/Balipost)

Baca juga:  Hutan Dekat Pura Pasar Agung Terbakar
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *