Kegiatan bersih-bersih Sungai Badung, Denpasar yang dilakukan Lanal Denpasar bersama sejumlah instansi dan masyarakat, Selasa (5/9). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar menggelar kegiatan Program Kali Bersih (Prokasih) Nasional di Sungai Badung, Pemogan, Denpasar, Selasa (5/9). Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT TNI Angkatan Laut ke-78.

Tidak hanya di Bali saja, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di 78 Satkowil dan Nonsatkowil TNI AL. Bersih-bersih yang mengambil tema Dengan Semangat Jalesveva Jayamahe Terus Melaju Untuk Indonesia Maju” didukung Unsur TNI/Polri, Pemerintah Provinsi Bali, Unsur Maritim Pelabuhan Benoa, komunitas lingkungan setempat, dan masyarakat.

Baca juga:  Amankan KTT G20, TNI AL Siapkan 12 Kapal Perang

Pelaksanaannya tidak hanya tertuju pada pembersihan di sungai, melainkan bersih-bersih sampah dari hulu Sungai Badung hingga menuju laut, yaitu sampai Pelabuhan Benoa. Kegiatan ini sudah dilaksanakan selama lima hari dari Jumat (1/9) lalu.

ini, sejalan dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut bahwa kegiatan Program Kali Bersih dilaksanakan guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan peningkatan kualitas lingkungan hidup di sepanjang daerah aliran sungai dari hulu ke hilir.

Baca juga:  Sandar di Pelabuhan Benoa, Kapal Ikan Nyaris Ludes Terbakar

Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla pada saat vicon mengatakan bahwa dengan banyaknya manfaat yang dapat diambil dari keberadaan sungai. Sudah selayaknya untuk menjaga keberlangsungan ekosistem sungai sebagai tanggung jawab bersama untuk melestarikan warisan alam yang tak ternilai.

Palaksa Lanal Denpasar Mayor Laut (P) I Gde Padang Suryawan, S.E., M.Tr.Opsla mewakili Komandan Lanal Denpasar selaku penggerak langsung dilapangan mengatakan, kegiatan Prokasih ini dilaksanakan untuk membersihkan sungai-sungai dan bibir pantai Pelabuhan Benoa dari sampah. Selain itu juga untuk mengajak dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama di sungai.

Baca juga:  Nyepi, Sejumlah ABK Tepergok Keluyuran

“Kita bersama-sama dengan masyarakat harus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama dimulai dari sungai. Karena sampah-sampah yang ada di sungai jika tidak dibersihkan, lama-lama akan bermuara ke laut dan dapat membahayakan makhluk hidup yang ada di laut,” tegas Palaksa dalam rilisnya. (Eka Adhiyasa/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *