Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda dan menyambut KTT G20 di November 2022, dilaksanakan aksi bersih-bersih di kawasan Hutan Mangrove dan Pura Candi Narmada Denpasar, Jumat (28/10). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda dan menyambut KTT G20 di November 2022, dilaksanakan aksi bersih-bersih di kawasan Hutan Mangrove dan Pura Candi Narmada Denpasar, Jumat (28/10). Aksi bersih-bersih ini melibatkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Denpasar, desa/kelurahan, siswa SMP se-Kota Denpasar serta dibantu TNI/Polri dan stakeholder lainnya.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan meski hari ini merupakan acara puncak dari aksi bersih-bersih, namun bukan berarti harus berhenti bergerak. Ini, diharapkan jadi pemicu awal.

Baca juga:  Polda Bali Diminta Awasi Penerbitan Sertifikat di Hutan Mangrove

Mengingat Bali sebagai tuan rumah KTT G20, wajib selalu melakukan pembersihan dan menjaga lingkungan sehingga pelaksanaan KTT G20 berjalan dengan sukses. “Permasalahan  sampah ini merupakan masalah bersama. Tidak hanya di hilir saja, di hulu juga wajib melakukan pemilahan serta membuat regulasi agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai maupun di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan G20 bisa mempromosikan kawasan wisata yang ada di Kota Denpasar agar lebih dikenal oleh dunia. “Kami berharap dengan dilaksanakan G20 ini dapat menjadi momentum untuk mempromosikan Bali dan khususnya Kota Denpasar lebih luas, sehingga dapat memberikan dampak yang positif bagi kebangkitan pariwisata dan ekonomi dapat pulih kembali,” kata Jaya Negara. (Asmara Putera/balipost)

Baca juga:  Dari Transformasi Jabatan Struktural ke Fungsional hingga Palebon Cokorda Pemecutan
BAGIKAN