Pelaksanaan KTT G20 di Nusa Dua, Bali diramaikan dengan Pameran Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (PKBLBB). Pameran yang merupakan kolaborasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia bersama dengan Kementerian Koperasi dan UKM dibuka secara resmi pada Jumat (11/11) di Art Bali, Bali Collection, Nusa Dua, Badung. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sesuai dengan salah satu isu prioritas dalam Presidensi G20 Indonesia yakni transisi energi berkelanjutan, pelaksanaan KTT G20 di Nusa Dua, Bali diramaikan dengan Pameran Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (PKBLBB). Pameran yang merupakan kolaborasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia bersama dengan Kementerian Koperasi dan UKM dibuka secara resmi pada Jumat (11/11) di Art Bali, Bali Collection, Nusa Dua, Badung.

PKBLBB dilaksanakan selama sepekan, dari 11 hingga 16 November 2022 dan diikuti 28 exhibitor. Dalam pameran, pengunjung bisa melihat beragam produk sepeda motor listrik,  mobil listrik, bus listrik, truk listrik, kendaraan konversi serta komponen pendukung kendaraan listrik berbasis baterai.

Selain pelaksanaan Exhibition setiap harinya, turut diadakan Talkshow, Test Ride dan Test Drive (roda 2 dan roda 4), Student Showcase, Community Showcase dan Entertainment. Acara ini juga akan dihadiri oleh pelaku industri kendaraan listrik, instansi yang terkait dan secara terbuka dapat dihadiri oleh delegasi dari negara peserta KTT G20.

Baca juga:  Fun Ride bersama CBR250RR

Menurut Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, pameran ini adalah bentuk komitmen dan dukungan pemerintah Republik Indonesia dalam menyukseskan pelaksanaan KTT G20, dan memperkenalkan kepada dunia adanya kolaborasi yang sinergi dalam mendukung kreativitas masyarakat dan industri. “Presidensi G20 bagi kami menjadi momentum bagi Koperasi dan UKM agar dapat beradaptasi dengan isu-isu strategis yang diangkat, seperti usaha berkelanjutan di tengah pandemi, transformasi digital, serta model bisnis yang mengadopsi transisi produksi ke arah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan pemanfaatan energi terbarukan,” ucap Teten dalam keterangan tertulisnya.

Pameran ini akan berlangsung mulai pukul 10.00 – 21.00 WITA setiap harinya dan terbuka untuk pengunjung umum secara gratis. Protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah akan diterapkan selama pameran berlangsung.

Selain Menteri Teten, pelaksanaan opening ceremony kolaborasi yang dilaksanakan di Art Bali, Bali Collection, Nusa Dua dihadiri Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Diaz Hendropriyono; Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer, dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Hadir pula Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Hendro Sugiatno dan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid.

Baca juga:  Presiden Jokowi di Bali, Tinjau Sejumlah Fasilitas Penyelenggaraan KTT G20

Dalam pelaksanaannya, berbagai brand ternama turut berpartisipasi dalam mendukung kesuksesan terselenggaranya KTT G20, diantaranya Alva, Hyundai, Toyota, dan Wuling sebagai Official Partners G20. Di samping itu, Astra Honda Motor, Bluebird, Braja, DFSK, Elders, Energica, Fuso, Grab, Honda, Isuzu, Lexus, Mobil Anak Bangsa (MAB), Mitsubishi, Nissan, NIU, Optima Integra Tehnika, Percik, Periklindo, PLN, SAG, Selis, Sinarmas, United Bike, Uwinfly, Viar, Volta, serta Zero Motorcycle hadir sebagai participant di PKBLBB 2022.

Sebelumnya, dalam menyambut KTT G20 Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menginisiasi dan melepas kegiatan touring 48 unit kendaraan listrik dari Monas, Jakarta menuju Bali dengan total jarak tempuh sekitar 1.250 kilometer. Perjalanan selama lima hari, dari 7 hingga 11 November 2022 ini finish di lokasi PKBLBB.

Selain PKBLBB, digelar pula pameran UMKM yang menjadi satu kesatuan dengan tema “The Future SME Village.” Future SMEs dibagi dengan 5 kategori, yaitu Future Mobility, Future Craft, Future Fashion, Future Food, dan Future Wellness. “Kami menamakan Future SMEs karena kita harus melakukan evolusi terhadap UMKM kita. Evolusi untuk terus meningkatkan kualitas, mutu, evolusi untuk mulai masuk juga ke produk-produk yang berbasis kreativitas dan ada sentuhan teknologi, science, dan evolusi dalam mengembangkan model bisnisnya. Pengalaman yang bisa kita dapat dalam kegiatan ini adalah kendaraan listrik, untuk mendukung transisi global ke energi terbarukan, sekaligus mempromosikan dan menyosialisasikan program masa depan yang berkelanjutan,” papar Teten.

Baca juga:  41 Regu Ikuti Lomba Gerak Jalan 17 KM Dewasa Putri

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi katalis pendorong keberlanjutan pertumbuhan UMKM Indonesia serta peningkatan investasi pada UMKM dalam negeri, mengingat saat ini 80 persen investor global berasal dari negara G20. “Ke depan, kita berharap UMKM Indonesia dapat terus menggerakan ekonomi lokal dan nasional, serta menciptakan pemulihan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan,” jelas Teten. (kmb/balipost)

BAGIKAN