Arsip - Warga mengunjungi Tembok China pada liburan Hari Nasional menyusul penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Beijing, China, Jumat (1/10/2021). (BP/Ant)

BEIJING, BALIPOST.com – Selama libur tujuh hari sejak 1 Oktober 2022, pendapatan pariwisata domestik di China mencapai angka 287,2 miliar yuan atau sekitar Rp 617 triliun. Demikian data Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata setempat (MCT), Sabtu (8/10).

Selama musim libur Hari Nasional itu, MCT mencatat terjadinya 422 juta perjalanan dengan menggunakan berbagai jenis alat transportasi. Perjalanan jarak pendek yang paling banyak terjadi selama musim liburan tersebut, demikian MTC.

Baca juga:  Sepanjang 2017 Retribusi IMTA Capai Rp 1,5 Miliar

Taman di pinggiran kota, kawasan perdesaan, dan taman kota yang paling banyak dikunjungi masyarakat selama musim liburan tersebut, masing-masing menyumbang 23,8 persen, 22,6 persen, dan 16,8 persen.

Objek-objek wisata yang berkaitan dengan sejarah revolusi China menjadi pusat perhatian wisatawan domestik. Paket wisata bertemakan patriotisme juga populer di kalangan wisatawan dalam mengisi liburan memperingati berdirinya Republik Rakyat China (RRC) itu.

Dalam dua tahun terakhir, otoritas China meluncurkan program “Wisata Merah.” Ini, berkaitan dengan sejarah dan perjuangan patriotisme para pahlawan setempat, baik berupa kunjungan ke museum maupun monumen peringatan. (kmb/balipost)

Baca juga:  Tangani Pandemi, BI dan Kemenkeu Lanjutkan "Burden Sharing"
BAGIKAN