Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana, S.H., M.Hum., melakukan pengecekan dokumen naker asing di Badung. (BP/edi)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana, S.H., M.Hum., melakukan pengecekan dokumen naker asing di Badung. Pada Senin (3/10), Imigrasi mengunjungi dua tempat hiburan malam (THM) di Canggu.

Dua lokasi itu adalah Finns VIP Beach Club, dan Atlas Beach Fest Canggu. Dalam peninjauan ini, pihaknya ingin memastikan, kalau semua pekerja asing maupun pengunjung memiliki dokumen keimigrasian. “Kami ingin memastikan kalau semua pekerja dan pengunjung telah memiliki dokumen keimigrasian. Melalui kunjungan ini, kita mencoba mendekatkan antara pihak manajemen dengan imigrasi. Kami tidak ingin kesan Imigrasi menakutkan,” kata Widodo.

Baca juga:  Masyarakat Canggu dan WNA Kirim Petisi ke Presiden hingga Gubernur Bali

Ia juga ingin memastikan tidak ada pengunjung yang datang ke lokasi tersebut merupakan buronan kejahatan internasional dan sindikat narkoba yang bisa saja merusak bisnis di Bali. “Kami ingin memastikan bisnis-bisnis ini tidak menabrak peraturan perundang-undangan, termasuk keamanan di sekitar lingkungan,” ucapnya.

Ia mengatakan hasil peninjauan di dua lokasi ini, tidak ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian.

Menurut direktur PT Semara Nusantara menaungi Finns Beach Club, Wayan Asrama, semua pekerja asing di lokasinya, telah memiliki dokumen yang lengkap. Ada sebanyak 24 pekerja asing, yang semuanya telah memiliki Kitas. Sebagian besar dari mereka bekerja di bidang food.

Baca juga:  Jika THM Masih "Bengkung" Buka, Ini Satgas yang Turun Tangan 

Selain mendatangi dua lokasi beach club di Canggu, pihaknya juga sempat melakukan peninjauan kesiapan tempat pemeriksaan Imigrasi di Bandara Ngurah Rai, dalam rangka mendukung kegiatan KTT G20 di November. Untuk di Imigrasi Ngurah Rai, pihaknya berharap agar delegasi yang datang nanti bisa bebas visa. (Yudi Karnaedi/balipost)

BAGIKAN