Ilustrasi. (BP/Dokumen)

BANGLI, BALIPOST.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Bangli, mengamankan dan memeriksa sepuluh pemuda asal NTT, Kamis (29/9). Mereka diduga terlibat aksi pengeroyokan terhadap rekannya sesama pekerja sebagai buruh proyek pembangunan Gedung DPRD Bangli, yang saat ini dalam proses pengerjaan.

Diduga pemicunya karena masalah sepele. Karena colokan listrik saat pengisian daya ponsel.

Kasatreskrim Polres Bangli, AKP Androyuan Elim didampingi Kanit Satu, Ipda Demiral Safriansyah membenarkan tindakan tersebut. “Mereka kita amankan lantaran diduga terlibat aksi pengeroyoman di lokasi pembangunan Gedung DPRD Bangli,” jelas Demiral.

Baca juga:  Desa Wisata Undisan Dikunjungi Menteri Sandiaga Uno

Diuraikan …

Baca selengkapnya di media partner DENPOST.id

BAGIKAN