Komplotan pembobol minimarket ditangkap Tim Resmob dan IT Polda Bali. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tim gabungan Resmob dan IT Polda Bali mengungkap kasus pencurian sejumlah minimarket, Jumat (29/7). Roy Pambudi alias Roy (42) dan Slamet Hariyadi (46) ditangkap di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim).

Sedangkan satu pelaku berinisial Sp (50) masih buron. Karena melawan saat menunjukkan TKP, kaki tersangka Roy terpaksa ditembak petugas.

Informasi diperoleh, Rabu (3/8), kasus pencurian ini terjadi di minimarket, Jalan Siligita, Kuta Selatan. Pada Senin (4/7) pukul 06.00 WITA karyawan minimarket tersebut tiba di TKP.

Baca juga:  Destinasi Wisata Dunia, Potensi UMKM di Bali Masih Besar

Selanjutnya karyawan tersebut membuka rolling door dan dia kaget karena melihat meja kasir berantakan. Karyawan tersebut langsung menelepon teman kerjanya. “Setelah dicek oleh kedua karyawan tersebut, brankas terbuka dan ada lubang di tembok belakang minimarket itu. Akibat kejadian ini timbul kerugian Rp44.150.917. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan,” ucap sumber.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Resmob bersama IT Ditreskrimum melaksanakan penyelidikan ke wilayah Banyuwangi. Dari penyelidikan itu diperoleh informasi tempat tinggalnya, pelaku sempat digerebek tapi berhasil kabur.

Baca juga:  Ribuan Personel Dilibatkan Operasi Ketupat

Selanjutnya polisi dapat informasi jika pelaku berada di Jakarta. “Pelaku terus berpindah-pindah. Dari Jakarta pindah ke Jawa Tengah. Dicari ke Jawa Tengah ternyata sudah pindah ke Jawa Timur,” ungkapnya.

Akhirnya polisi meringkus pelaku di wilayah Malang, Jatim. Modusnya, pelaku melubangi tembok belakang agar bisa masuk ke toko. Dari pelaku diamankan barang bukti sepeda motor, tiga HP, dua linggis, dan gunting besi.

Baca juga:  Puluhan ASN Jadi Napi Nasibnya Belum Jelas, Tersangka OTT Masih Terima Gaji

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto saat dikonfirmasi mengatakan akan menanyakan pengungkapan kasus ini ke Ditreskrimum Polda Bali. “Nanti saya tanyakan,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *