
DENPASAR, BALIPOST.com – Tiap hari raya keagamaan, Polda Bali dan jajarannya melakukan pengamanan maksimal. Terkait perayaan Jumat Agung hingga Paskah, dikerahkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Bali untuk melaksanakan sterilisasi di gereja. Tujuannya agar selama pelaksanaan ibadah berlangsung aman dan kondusif.
Pengamanan dilaksanakan pada perayaan Kamis Putih (2/3), Jumat Agung (3/3), Sabtu Teduh (4/3) dan Paskah (5/3).
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Bali AKBP Rina Isriana Dewi, Kamis (2/4) mengatakan menjelang puncak perayaan Paskah 2026, Satbrimob mengambil langkah preventif dengan melakukan sterilisasi intensif di beberapa gereja besar. “Kegiatan ini dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.
Berdasarkan instruksi Dansat Brimob Polda Bali, Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, AKBP Rina menyampaikan personel dari Unit Jibom dikerahkan untuk menyisir setiap sudut bangunan dan gedung gereja. Misalnya di Gereja Katolik Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar, proses sterilisasi dipimpin Ipda I Made Gede Sucipta Karma dan Iptu Sujai melibatkan personel gabungan. Personel disiagakan mulai 2 hingga 4 April 2026.
“Kegiatan sterilisasi ini mencakup pemeriksaan menyeluruh pada area internal maupun eksternal gereja. Ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya benda-benda mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan lainnya,” kata AKBP Rina.
Menurutnya semua gereja menjadi prioritas dalam keamanan. Sedangkan jumlah personel yang dikerahkan melaksanakan pengamanan dari Polda Bali dan polres jajaran 1.730 personel. (Kerta Negara/balipost)










