Dua wisatawan mancanegara menonton pementasan kesenian Bali saat Pesta Kesenian Bali (PKB) 2022 di Taman Budaya Denpasar, Kamis (23/6/2022). Ajang kesenian yang kembali diselenggarakan secara offline ini menjadi daya tarik tersendiri bagi beberapa wisman yang sedang berwisata di Bali. (BP/eka)

JAKARTA, BALIPOST.com – Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Mei 2022 merupakan tertinggi sejak pandemi COVID-19 karena dilonggarkannya pembatasan kegiatan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Dari catatan BPS, kunjungan wisman mencapai 212,33 ribu orang pada Mei 2022.

Kondisi ini, menurut Kepala BPS, Margo Yuwono, Jumat (1/7), dikutip dari Kantor Berita Antara, naik tajam 1.382,45 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada Mei 2021. Bali menduduki posisi pertama penyumbang kunjungan wisman ini.

Margo menjelaskan kunjungan melalui pintu masuk Bandara Ngurah Rai, Bali, sebanyak 115.553 kunjungan. Disusul peringkat kedua melalui Bandara Soekarno-Hatta, Banten sebesar 57.844 kunjungan, serta Batam sebanyak 16.741 kunjungan.

Baca juga:  Korean Beauty Vlogger Visited the Nusa Dua Beach Hotel & Spa

Menurut dia, kenaikan kunjungan ke Bali utamanya disebabkan oleh kegiatan G20, e-prix juga penambahan Visa on Arrival untuk kedatangan. “Semoga tren wisman ini terus meningkat karena bisa memberikan multiplier (dampak ganda) yang besar terhadap ekonomi. Kalau wisman terus bertambah juga akan mempercepat pemulihan ekonomi di Indonesia,” katanya

Sebelumnya, Gubernur Bali, Wayan Koster menjelaskan ada 7 ribu wisman yang datang ke Bali per hari. Sehingga hotel disebutnya sudah ada yang terisi 70 persen sampai 90 persen. “Restaurant dan travelnya juga sudah mulai ramai, jalan-jalan juga mulai macet terutama di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar,” ujarnya Rabu (29/6) saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Vaksinasi Booster di Bali.

Baca juga:  Tambahan Warga Bali Terpapar COVID-19 di Atas 70 Orang

Kunjungan wisatawan, lanjut orang nomor satu di Pemprov Bali ini, mengalami peningkatan setelah pemberlakukan kebijakan tanpa karantina dan menerapkan Visa on Arrival (VoA) kepada wisman yang datang ke Bali sejak Maret 2022. Kemudian diiringi oleh penerbangan yang terus mengalami peningkatan. “Kabar terbaru, nanti akan ada lagi penerbangan baru di bulan Juli 2022 ini tiba ke Pulau Dewata, yaitu dari Korea, sehingga respon luar negeri kepada Bali sudah meningkat sebagai destinasi wisata dunia terpopuler,” ujar Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini. (kmb/balipost)

Baca juga:  Gerakkan Ekonomi Bali, Sejumlah Proyek Infrastruktur Ini Dipercepat Tendernya
BAGIKAN