IGN Diva Ismayana. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kroser andalan Bali IGN Diva Ismayana, mengalami apes karena terjatuh, saat melakoni moto 2, kejuaraan motocross dunia MXGP seri XII, di Sirkuit Sampota, Sumbawa, NTB, Minggu (26/6). Akibatnya, Diva tidak bisa menuntaskan sampai garis finis, dan menduduki peringkat 38 dunia, dan jika sampai garis finish, peringkatnya bisa 34.

Kabid Roda Dua Pengprov IMI Bali Cok Vicky, di Denpasar, Selasa (28/6), menuturkan, Diva bercokol di urutan 10, saat kualifikasi, Sabtu (25/6). Selanjutnya, seluruh kroser harus melahap dua moto, dan tiap mototnya kroser memacu motornya 30 menit plus dua putaran. “Moto pertama dijalani Diva dengan mulus, dan finis di urutan kesebelas,” tuturnya. Akan tetapi, ketika memasuki lomba moto dua, dia terjatuh.

Baca juga:  Tanah Lot

Padahal, lanjut Cok Vicky, Diva berniat bangkit dan melanjutkan balapan. Namun, dicegah tim medis guna dilakukan pemeriksaan scan dan rontgen sekujur tubuhnya. “Event berkelas dunia sangat ketat diperiksa sampai helmnya. Seandainya, sebelum lomba panpel memeriksa mototr berikut helm, kemudian pembalap mengganti helm seenaknya tanpa pemeksaan, maka kroser didenda Rp 11 juta, termasuk skorsing setahun,” papar dia.

Yang membanggakan, penampilan Diva mendapat tawaran guna mengikuti Kejuaraan Desti Nation di AS, September 2022, bersama kroser Jepang dan Filipina untuk mewakili Asia. “Syaratnya tiap pembalap harus urunan merogoh kocek Rp 300 juta, darimana uangnya,?” tanya dia. Bahkan, Diva juga akan mengikuti kejuaraan dunia Supercross, di Surabaya, November 2022?

Baca juga:  Menparekraf Sandiaga Beri Sinyal Dibukanya Pariwisata Bali, Pra-kondisi Disiapkan

Cok Vicky menilai, pretasi Diva lumayan di ajang MXGP. Terbukti, kroser asing termasuk Malaysia masih di belakang Diva, walaupun Diva mewakili Indonesia perorangan, tanpa donatur merek pabrika. “Rencananya, Diva akan kembali turun pada kejuaraan motocross Indo Nation, di Yogyakarta, akhir pekan ini,” ucapnya. (Daniel Fajry/balipost)

 

BAGIKAN