Petugas dan warga mengevakuasi seorang pria yang ditemukan tak bernyawa di tegalan berlokasi di Desa Kuwum, Tabanan. (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Seorang pria asal Buleleng ditemukan tak bernyawa. Korban dengan inisial KYA ini ditemukan tergantung di sebuah tegalan berlokasi di Banjar Dinas Kuwum Tegallinggah, Desa Kuwum, Kecamatan Marga.

Sebelum nekat mengakhiri hidupnya, korban sempat mengirin pesan singkat melalui WhatsApp pada sang pacar. Informasi yang dihimpun, kejadian ini diketahui Selasa (17/5) sekira pukul 10.00 WITA.

Saat itu pacar korban berusaha mencari keberadaan korban dan menanyakan pada salah satu rekan korban. Oleh saksi dijawab ia tidak mengetahui keberadaan korban sejak Senin sore.

Baca juga:  Melapor ke Polisi, Dugaan Penggelapan Dana Subak Justru Disarankan Mediasi

Saksi pun justru berbalik menanyakan pada pacar korban tersebut. Pacar korban juga sempat menyampaikan kepada saksi bahwa korban sebenarnya memiliki masalah namun tidak mau menceritakan kepada dirinya.

Pacar korban inipun selanjutnya meminta tolong saksi untuk membantu mencari keberadaan korban, lantaran merasa khawatir akan percakapan terakhirnya dengan sang pacar melalui WhatsApp. Dalam percakapan yang isinya sempat discreenshoot tersebut korban menuliskan “Yen saget wenten nak nakonan, orin ngalih di beten kangin” (Jika seandainya ada yang menanyakan, beritahu untuk mencari di timur bawah).

Baca juga:  Dimusnahkan, Ratusan Barang Sitaan Bea Cukai Ngurah Rai di 2017

Membaca pesan tersebut, sontak saksi dan sejumlah rekannya melakukan pencarian terhadap korban di area proyek perumahan. Namun ketika saksi menuruni jalan ke sungai, tepatnya di bagian utara, korban dilihat dalam keadaan tergantung dan sudah tidak bergerak.

Kapolsek Marga, AKP Gede Budiarta dikonfirmasi membenarkan adanya laporan gantung diri tersebut. Petugas langsung mendatangi TKP dan melaksanakan pemeriksaan, termasuk bersama dengan dokter dari Puskesmas Marga I.

Baca juga:  Diduga Takut Usai Aniaya Istri Hingga Kritis, Pria Ini Gantung Diri

Selanjutnya korban diturunkan dengan cara memotong tali jeratan dan diangkut oleh petugas bersama warga menuju pinggir jalan dan dibawa Ke RSUD tabanan. “Korban murni meninggal akibat gantung diri ini dikuatkan demgan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan ataupun kejanggalan lain,”ucapnya.

Terkait dengan motif, korban diduga memiliki masalah ekonomi. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN