Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar saat menyampaikan penjelasan terkait langkah peremajaan genetik babi di Kabupaten Gianyar. (BP/kup)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kualitas ternak babi di sentra peternakan babi kabupaten Gianyar terus menurun. Ketua Gabungan Usaha Peternak Babi Indonesia (GUPBI) Provinsi Bali, Ketut Hari Suyasa Kamis (5/5) mengatakan perlu adanya peremajaan genetik ternak babi untuk meningkatkan kualitas ternak termasuk kualitas daging.

Diungkapkannya, peternak meminta pemerintah memikirkan genetik babi di Gianyar. Pemikiran peremajaan genetik babi karena kualitas babi di Bali dan di Gianyar sudah turun dari tahun 2000. ” Kualitas babi terus menurun karena tidak ada perbaikan genetik ,” ucapnya.

Baca juga:  Pemprop Bali Tidak Tegas Mengatur Tata Niaga Ayam

Hari Suyasa mencontohkan ternak babi di Solo dinilai paling bagus. “Kalau ternak babi di sentra peternakan Gianyar makan banyak tetapi berat badan tidak maksimal perlu dilakukan perbaikan genetik,” tegasnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, I Made Raka menyampaikan untuk peremajaan genetik babi pemerintah akan mendatangkan babi unggul dari Australia. Hanya saja Kabupaten Gianyar tidak memiliki fasilitas untuk pembuatan semen beku sehingga mesti berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Provinsi Bali.

Baca juga:  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Desa Melinggih Kelod Gandeng Pemilik Akomodasi

Lebih lanjut Raka menyampaikan pembuatan semen beku bisa dilakukan di UPT di Baturiti Tabanan. Produksi semen beku ini akan disalurkan ke sentra peternak indukan di Kabupaten Gianyar.

Made Raka menambahkan kegiatan peremajaan genetik dengan mendatangkan babi unggul dari Australia dinilai sangat penting. Melalui semen beku, akan mencegah terjadinya enbreeding pada peternakan babi. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN