Atlet kempo Kabupaten Gianyar. (BP/Ist)

GIANYAR, BALIPOST.com – Tim kempo Gianyar sedang menyeleksi sekitar 50 kenshi putra dan putri. Mereka berlatih di pusdiklat Shorinji Kempo Sukawati, tiap Selasa, Jumat, dan Minggu ditangani tim pelatih Ketut Sada, Ni Nyoman Juliantini, Pande Palgunadi, Wayan Suantara, Wayan Nurbawa, serta Made Mahardika.

Dewan Penyantun Pengkab Perkemi Gianyar Wayan Rutawan, di Gianyar, Selasa (3/5), mengemukakan, selama ini para atlet mengikuti latihan sambil seleksi berjalan. “Kami masih belum memutuskan atlet yang masuk skuad Porprov, sebab menunggu jumlah nomor yang dipertandingkan di Porprov, yang mengacu pada pelaksanaan PON, dan yang memutuskan Pengprov Perkemi Bali,” kata Rutawan.

Baca juga:  Larangan Parkir Tak Digubris, Pelanggaran di Ubud Tetap Marak

Yang jelas, menurut dia, tiap kelas utamanya randori bisa diperebutkan 2-3 kenshi, dan atlet terbaik yang dipercaya membela Gianyar, pada hajatan multievent dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali. “Kami pastikan bakal terbentuk tim definitif pad Juni 2022, sekaligus sudah diketahui jumlah nomor yang dipertandingkan,” tandas Rutawan.

Selanjutnya, Perkemi Gianyar mengadakan TC desentralisasi dan sentralisasi, berikut menggelar try-ini dan try-out. “Kami agndakan menjajal kekuatan tim kempo Denpasar, Buleleng, dan Badung,” terangnya.

Baca juga:  POBSI Bali Baru Jaring Enam Atlet Pra-PON

Tim kempo Gianyar meraup 3 emas, pada Porprov Bali XIV di Tabanan 2019, dan menduduki juara III di bawah Denladar dan Bulelelng. “Untuk Porprov Bali XV/2022, Gianyar bertekad menambah pundi-pundi emasnya. Apalagi, Tim Kabupaten Seni ini, menjadi menjadi tuan rumah dan bertanding di GOR Kebo Iwa,” ujarnya.

Ia mengakui, selama masa pandemi COVID-19 ini, susah melakukan uji coba. Tetapi Rutawan mencoba melakukan latih-tanding meladeni kenshi daerah lain di Bali. (Daniel Fajry/Balipost)

Baca juga:  Pelatda PON Berubah Jangka Panjang
BAGIKAN