Peserta apel saat peringatan Hari Puputan Klungkung. (BP/Ist)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Puncak Peringatan ke-114 Hari Puputan Klungkung dan HUT ke-30 Kota Semarapura berlangsung sederhana ditandai dengan menggelar Apel di Alun-alun Dewa Agung Jambe, Kamis (28/4). Peringatan kali ini mengangkat tema; “Dengan Semangat Puputan Klungkung Kita Dukung Pemanfaatan Produk Lokal Menuju Klungkung yang Unggul dan Sejahtera”.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta usai menjadi inspektur upacara mengatakan, perayaan Hari Puputan Klungkung hari ini berlangsung sederhana. “Hari ini kita rayakan walaupun sederhana dan tidak mengurangi makna. Hari puputan kali ini kita mengangkat tema pemanfaatan produk lokal dan mengajak masyarakat dan pelaku UMKM memanfaatan produk lokal,” ujar Bupati Suwirta.

Baca juga:  Penggunaan Produk Lokal Diharapkan Tekan Inflasi

Lebih lanjut dijelaskan, selama kita merdeka tujuan kita adalah memerangi kemiskinan dengan pemberdayaan, salah satunya dibidang UMKM dengan peraturan Gubernur Bali pemanfaatkan produk lokal, kita harus dukung. “Dengan pemanfaatan produk lokal maka ekonomi akan berputar, para UMKM memanfaatkan produk lokal disanalah perputaran ekonomi dengan ending untuk kesejahteraan masyarakat.

Semoga semangat HUT Kota ini kita bisa maknai dengan rasa tanggung jawab kita dalam melaksanakan tugas di masyarakat maupun dipemerintahan. Sehingga semangat puputan merupakan implementasi dan aktualisasi dari semangat kita untuk mensejahterakan masyarakat dengan spirit Gema Santi,” imbuhnya

Baca juga:  Cuti Bersama, Disdukcapil Tetap Buka Pelayanan Kepada Masyarakat

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutan tertulis dibacakan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan, pelaksanaan Peringatan ke-114 Hari Puputan Klungkung dan Hari Ulang Tahun ke-30 Kota Semarapura tidak sekedar untuk mengekspresikan kegembiraan atas keberhasilan yang telah dicapai selama ini.

Untuk itu seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Klungkung dituntut untuk dapat meningkatkan koordinasi dalam melaksanakan program pembangunan prioritas, sekaligus membangun sebuah sistem pembangunan Daerah Bali yang terkoordinasi dan terintegrasi, dengan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali” ujar Gubernur Koster

Baca juga:  Per 28 Januari, Dana Rp 300 Juta Sudah Cair di 682 Desa Adat

Gubernur Wayan Kostes menilai tema peringatan ini sejalan dengan surat edaran Gubernur bali dalam pemanfaatan produk lokal. Hal itu patut dijadikan contoh dan tauladan oleh semua komponen masyarakat Kabupaten Klungkung pada era sekarang ini, karena dengan pemanfaatkan produk lokal para petani akan sejahtera. (Adv/balipost)

BAGIKAN