Gede Subagiasa. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Peselancar andalan Bali I Gede ‘Bangli’ Subagiasa, sempat absen pada PON XX Papua 2021. Penyebabnya, nomor spesialis yang ditekuni, one mistral design, tidak dipertandingkan pada hajataan multievent empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia, di Bumi Cendrawasih.

Kini, Subagiasa siap kembali bermain papan selancar, guna persiapan Pra PON 2023. Subagiasa yang ditemui, di Denpasar, Rabu (13/4), menuturkan, dirinya sempat kecewa, sebab tak bisa tampil di PON.

Padahal sebelumnya, dirinya langganan mendulang medali. “Saya memulai persiapan latihan fisik, red bermakn papan selancar,” ucap peselancar yang akrab disapa Gede Bangli ini.

Baca juga:  Hindari Kecelakaan, Keamanan Obyek Wisata Perlu Diperketat

Ia menceritakan, dirinya menyabet emas pada PON di Jabar 2016, di nomor one mistral design. Sebelumnya mendulang 2 emas, di PON Riau 2012, di nomor one mistral design dan marathon, termasuk pada PON di Kaltim 2008. “Saya juga menyumbang medali perak, saat SEA Games di Thailand 2007,” ujar atlet kelahiran Susut, Bangli. 30 Juni 1979 ini.

Berkat torehan prestasi dan perolehan emas PON, berikut perak SEA Games, Gede Bangli diterima menjadi PNS di Dispora Bali. Kegiatan rutin yang silakoninya tiap hari masuk kerja, pulang ke rumah, dan bermain papan selancar di Pantai Sanur.

Baca juga:  Makin Mudah! Beli Tiket Kapal ASDP Bisa Lewat AgenBRILink

Ia berharap, nomor selancar di PON Sumut dan Aceh 2024, ditambah lagi. Apalagi, atlet Tanah Rencong pernah berlatih di Bali, termasuk peselancar Bali juga peenah berlatih di Aceh. “Saya yakin cabor selancar digelar di pantai Aceh, sebab kami pernah berlatih di sana,” ucap suami Ni Ketut Sugiantari ini.

Tercatat peselancar Bali yang berlatih di Aceh adalah Subagiasa, Gusti Made Oka Sulaksana, Komang Suartana, Gusti GopLa, serta Gusti Ngurah Heizel Danendra. Ia mengusulkan, jika nomor one mistral design tidak dipertandingkan, dirinya bisa turun di RSX dan RS One Open, mengingat Oka Sulaksana sudah pensiun. “Saya kira Oka Sulaksana masih bisa turun di nomor hobby 16,” sarannya.

Baca juga:  Diusulkan, Bali Bangun Patung Dewata Nawa Sanga

Gede Bangli menyatakan, nomor cabor layar jika mengacu Olimpiade, maka sejatinya terdapat nomor baru sepert foil. (Daniel Fajry/balipost)

BAGIKAN