Program Studi Manajemen Divisi Kamar (MDK) Politeknik Pariwisata Bali melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Tegallinggah, Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Program Studi Manajemen Divisi Kamar (MDK) Politeknik Pariwisata Bali melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Tegallinggah, Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar. Kegiatan PKM bertajuk “Pelatihan Pelayanan Divisi Kamar pada Akomodasi di Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar” dilakukan all out.

Kegiatan PKM dilaksanakan dalam metode pelatihan selama dua hari, Rabu (13/4) dan Kamis (14/4). Program pelatihan berfokus pada penguatan teori di bidang divisi kamar yang telah disampaikan pada kegiatan sebelumnya di Oktober 2021, baik pada bidang Kantor Depan maupun Tata Graha.

Menurut Ketua pelaksana kegiatan, Dewa Gede Putra, SE., M.Par, pelaksanaan PKM oleh Prodi MDK Poltekpar Bali merupakan kelanjutan dari kegiatan sosialisasi tahun sebelumnya pada topik yang sama. Hal ini merupakan bukti keseriusan dan keberlanjutan program PKM Prodi MDK Poltekpar Bali dalam mendampingi Desa Bedulu untuk meningkatkan potensi wisata, khususnya dalam peningkatan keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang divisi kamar. “Pelatihan kali ini bertujuan untuk memberi penekanan dan penguatan teori melalui kegiatan praktik langsung pada bidang Kantor Depan dan Tata Graha,” jelasnya.

Baca juga:  Desa Cau Belayu Dampingan Poltekpar Bali Divisitasi Juri dari Kemenparekraf

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Ka P3M) Poltekpar Bali, Drs. I Gusti Ngurah Agung Suprastayasa, M.Ed., menegaskan salah satu cara terbaik mengembangkan potensi Desa Bedulu adalah dengan menggunakan warga Bedulu mengelola desa dengan peningkatan ketrampilan di bidang pariwisata. “Community based tourism akan berdampak positif dalam jangka waktu yang panjang karena masyarakat desa sendiri yang mengelola desa wisata sehingga hasilnya pun akan kembali ke masyarakat,” ungkap Suprastayasa.

Baca juga:  MBP Poltekpar Bali Latih Warga Sayan "Story Telling" dan Implementasi CHSE

Adapun materi pelatihan yang diberikan meliputi praktik pelayanan kantor depan dan praktik merangkai bunga pada hari pertama. Dilanjutkan hari kedua dengan materi praktik pembersihan area umum serta penyiapan kamar tamu. Peserta pelatihan berjumlah 30 orang, terdiri dari masyarakat sekitar dan juga pekerja di industri perhotelan.

Prodi MDK juga melakukan penandatanganan MoA Kerjasama antara Desa Bedulu dengan Poltekpar Bali dalam hal pengembangan ketrampilan SDM di Desa Bedulu. Perbekel Desa Bedulu, I Putu Ariawan, menyambut baik itikad Poltekpar Bali. “Saya bersyukur, Poltekpar Bali dapat secara berkesinambungan menggelar pelatihan bagi masyarakat Desa Bedulu. Poltekpar Bali, khususnya kali ini Prodi MDK secara cuma-cuma berbagi pengetahuan dan pengalaman. Hal ini sangat kami apresiasi”, ungkap Ariawan. (Adv/balipost)

Baca juga:  Disidak, Antrian Panjang Ditemukan di Loket Pembayaran VoA Bandara Ngurah Rai
BAGIKAN