Suasana vaksinasi di Dalung. (BP/Edi)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Menjelang mudik Lebaran, ratusan warga serbu lokasi vaksinasi di Dalung, Sabtu (9/4). Bertempat di Kampus Triatma Mulya, Dalung, sasaran vaksinasi kali ini adalah, selain mahasiswa, juga masyarakat umum.

Menurut Fitriani, salah seorang warga yang mengikuti vaksinasi booster mengatakan, kalau dirinya memang sedang mempersiapkan diri menjelang mudik lebaran. Selain juga sudah jadwal untuk divaksinasi dosis ketiga. Perempuan asal Banyuwangi ini, rela antre bersama ratusan warga lainnya, untuk mendapat vaksin booster. “Iya saya memang sudah jadwal vaksin booster karena sudah vaksin 2. Ini juga rencana mau mudik lebaran,” katanya ditemui di sela vaksinasi.

Baca juga:  Masyarakat di Radius Hingga 10 Km Diminta Mengungsi

Kepala Bidang Sarana Prasarana Universitas Triatma Mulya, Suseno, yang juga panitia kegiatan vaksinasi mengatakan, kegiatan ini menyasar mahasiswa dan masyarakat umum. “Tentunya itu untuk mengantisipasi persyaratan mudik Lebaran,” katanya didampingi Christovel Benedictus atau sering disapa Romo Beny.

Kegiatan ini, juga didukung oleh Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah Bali, dan juga Dinas Kesehatan Badung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. Nyoman Gunarta mengatakan, menjelang mudik lebaran animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi memang cukup tinggi. Hal ini juga ditunjukkan dari jumlah peserta vaksinasi yang mengalami peningkatan.

Baca juga:  Maling Motor Diamankan di Balai Banjar

Namun peningkatan ini hanya terjadi pada daerah yang memiliki penduduk pendatang. Bahkan peningkatan ini, jelas Dokter asal Sibang Gede tersebut, hampir 80 persen dari biasanya.

Untuk peningkatan jumlah peserta, terjadi di fasilitas kesehatan di RSD Mangusada, Puskesmas Kuta Selatan, Kuta dan Kuta Utara. “Peningkatan peserta ini terjadi pada penduduk pendatang. Untuk pelayanan vaksinasi saat ini kami buka setiap hari karena melayani animo masyarakat yang tinggi. Sepertinya peningkatan ini terjadi karena mendekati mudik lebaran dan kebanyakan masyarakat pendatang,” jelasnya. (Yudi Karnaedi/Balipost)

Baca juga:  Vaksinasi Covid Sasar Penyandang Disabilitas dan Skizofrenia
BAGIKAN