Calon penumpang pesawat melihat jadwal penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Selasa (5/4/2022). (BP/Antara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Belasan penerbangan internasional dijadwalkan kembali ke Bali setelah Bandara Ngurah Rai dibuka lagi untuk kedatangan luar negeri. Ketua PHRI BPC Badung yang juga BPPD Badung, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya, SE.,MBA., Jumat (8/4) mengatakan hal itu saat ditemui di sela-sela menghadiri Bali Digital Festival di Sanur, Denpasar.

Menurutnya terdapat 19 penerbangan internasional akan datang langsung ke Bali. Hingga awal April ini, ia menyebut sudah ada 10 penerbangan internasional yang datang langsung ke Bali. “Ini luar biasa. Kita lihat banyak wisatawan dan tingkat hunian hotel yang bergerak meningkat. Sekarang sudah mencapai 25 persen tingkat hunian hotel,” ungkapnya.

Baca juga:  ASEAN CPA Pertama Dilaksanakan di Bali

Untuk meningkatkan kembali jumlah kunjungan wisman, industri pariwisata Bali juga mengampanyekan “Welcome Back to Bali.” Hotel, disebutnya menawarkan diskon hingga 50 persen.

Dikatakan, diskon 50 persen itu untuk harga kamar hotel. Baik bintang lima hingga hotel bintang tiga.

Perkiraan harga hotel bintang lima dari Rp 2,5 – 3 juta, bintang tiga Rp 2 juta, bahkan bintang 3 turun Rp 1 – 1,5 juta per hari. “Untuk wisatawan mancanegara itu pilihannya bintang lima, sedangkan domestik itu tentu bintang tiga dan empat yang dicari, dan juga villa-villa yang memberikan keamanan serta kenyamanan,” ungkapnya.

Baca juga:  Puluhan Vaksinator Dilibatkan, Lanud Ngurah Rai Gencarkan Serbuan Vaksinasi

Ia juga bersyukur pariwisata Bali mulai mengeliat pascakebijakan Visa on Arrival (VoA), bebas visa, bebas karantina, serta kelonggaran lainnya. Saat ini sudah ada 2.000 wisatawan mancanegara per hari yang datang ke Bali.

Pihaknya berharap, dalam jangka waktu seminggu ke depan di April ini, jumlah kedatangan wisman meningkat. “Kita harap wisatawan datang bisa mencapai 40 persen, sehingga tahun 2023 kita bisa recovery. Dengan harapan percepatan pemulihan ekonomi Bali bisa tercapai,” pungkasnya.

Baca juga:  Imbas Corona, Volume Ekspor Manggis ke Tiongkok Turun Drastis

Dari data Angkasa Pura I, Bandara Ngurah Rai hingga saat ini melayani delapan rute internasional reguler. Yaitu Singapura, Melbourne, Sydney, Tokyo, Kuala Lumpur, Doha, Istanbul, dan Perth.

Australia menjadi negara dengan kota terbanyak yang terhubung dengan Bali, yaitu sebanyak tiga kota.

Untuk maskapai yang melayani penerbangan internasional reguler ini sebanyak 10 maskapai. Rinciannya, Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Malaysia Airlines, Jetstar Asia, Scoot, KLM, Jetstar, AirAsia, Qatar Airways, dan Turkish Airlines. (Winatha/balipost)

BAGIKAN