Tim Gabungan dari sejumlah instansi terkait Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana mengecek lokasi rencana pembangunan jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Selasa (15/3). (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Tim Gabungan dari sejumlah instansi terkait Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana mengecek lokasi rencana pembangunan jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Selasa (15/3). Empat titik dicek, yaitu Cekik, Gilimanuk, Kecamatan Melaya, simpang susun Banyubiru-Kaliakah Kecamatan Negara, Batuagung-Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Mendoyo.

Saat pengecekan di masing-masing titik tersebut, tim melibatkan perbekel, bendesa, klian setempat hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama. Salah satu temuan yang mempertanyakan terkait adanya pura atau tempat suci yang terkena jalur tol.

Salah satu tim, mewakili Ketua Komisi III DPRD Bali, IGA Diah Werdhi Srikandi Suyasa mengatakan kunjungan ke lokasi di Jembrana ini terkait untuk pembahasan dokumen Amdal (analisis dampak lingkungan) dan RKL-RPL mengenai pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi. Tim mengecek langsung ke titik lokasi yang memang terkena jalur. “Kita turun ke lapangan melibatkan sejumlah pihak Bendesa, Klian guna menyerap masukan, tahapan dari AMDAL dan RKL-RPL ini. Selain dari Perbekel dan Bendesa, kita juga melibatkan MDA dan PHDI, salah satunya melihat kawasan pura apakah terkena jalur,” kata Diah.

Baca juga:  Kasus Covid-19 dan Pasien Sembuh Bertambah di Karangasem

Menurutnya memang ada masukan dari MDA terkait adanya pura yang terlintasi jalur jalan Tol. “Dari pengecekan langsung tidak terlalu banyak (Pura) yang terkena, ini tetap menjadi masukan nantinya,” tambahnya.

Pengecekan di lokasi ini, menurutnya, akan dilanjutkan di Tabanan dan Badung, Rabu (16/3) ini. Seluruh masukan nantinya akan dibahas lebih detil melibatkan tim gabungan dan sejumlah stakeholder pada 23 Maret di Denpasar.

Baca juga:  Polres Klungkung Gencarkan Vaksinasi dan Pemberian Bantuan

Seperti diketahui tim dari Pemprov Bali telah melakukan tahapan sosialisasi dan konsultasi publik terkait pembangunan jalan Tol penghubung Gilimanuk-Mengwi ini. Penetapan lokasi juga sudah dilakukan dan belum lama ini dari Provinsi Bali telah memberikan ke Tim Pusat dari Kementerian PUPR.

Seperti diketahui, Jembrana menjadi salah satu wilayah yang akan dilintasi Tol Jagad Kerthi Bali ini bersama dengan Kabupaten Tabanan dan Badung. Dari total ruas jalan, Jembrana akan terlalui luas ruang tanah 1.104,96 hektare dengan 4.305 bidang tanah. Secara persentase 55,4 persen dari total keseluruhan jalan penghubung Mengwi-Gilimanuk ini. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Bupati Suwirta Monitoring Proyek di Nusa Ceningan dan Lembongan
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *