Pebalap tim Suzuki Ecstar Joan Mir. (BP/Ant)

LOMBOK TENGAH, BALIPOST.com – Karena mengalami masalah pencernaan pada Minggu pagi (13/2), pebalap Suzuki Joan Mir harus menyudahi sesi tes ofisial MotoGP lebih dini di Sirkuit Pertamina Mandalika. “Pagi ini ketika saya bangun tidur perut saya terasa aneh, semuanya seperti bergerak-gerak,” kata Mir di Sirkuit Mandalika, dikutip dari kantor berita Antara.

“Setelah sarapan, saya menuju trek, tapi setelah tiba di sana, di kantor, saya merasa lebih buruk dan mulai muntah-muntah,” kata Juara dunia 2020 itu, dan segera ditangani oleh dokter dan harus kembali ke hotel karena merasa kelelahan.

Baca juga:  Bantu Pemulihan Ekonomi, Dubes Inggris akan Kunjungi Bali

Tim Suzuki Ecstar mengonfirmasi Mir tidak terjangkit COVID-19 meskipun pada hari sebelumnya, sejumlah anggota tim tersebut kedapatan positif terkena virus corona. “Kondisi fisik saya menghentikan saya hari ini, saya tidak punya tenaga untuk membalap di atas motor dan ini mempengaruhi rencana kami,” ujar Mir.

Meski demikian, Mir sudah mendapat gambaran bagaimana ia akan memulai musim balapan berdasarkan hasil tes di Mandalika. “Saya rasa kami akan cukup siap tiba di Qatar,” kata Mir.

Baca juga:  DKI Jakarta Alami Peningkatan Okupansi BOR Pasien Covid-19

Rekan satu timnya, Alex Rins juga telah berkemas lebih dini pada tengah hari setelah menyelesaikan seluruh program Suzuki di Mandalika. (Kmb/Balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *