Pedagang Pasar Rakyat Gianyar memulai hari pertama berjualan. (BP/kup)

GIANYAR, BALIPOST.com – Sesuai arahan Bupati Gianyar, pedagang Pasar Rakyat Gianyar mulai berjualan Minggu II Bulan Februari 2020. Kepala Pasar Umum Gianyar, I Nengah Nama Artawa Selasa (10/2) mengatakan, sesuai petunjuk Ida pandita disepakati pedagang diarahkan mulai pertama berjualan hari Anggara Kasih Prangbakat Selasa (10/2).

Nama Artawa menyampaikan hari pertama pedagang lebih banyak melakukan upacara dan penyiapan lapak berjualan. “Ini praktis akan sedikit merepotkan petugas kebersihan,” ucapnya.

Baca juga:  Pantau Kebijakan Satu Harga Minyak, Kadis Koperasi Badung Turun ke Pasar Tradisional

Ia menjelaskan untuk mengurangi jumlah sampah selanjutnya pengurus pasar meminta pedagang membawa barang dagangan dalam kondisi bersih. Semua pedagang diminta menjaga kebersihan untuk kenyamanan pedagang maupun pembeli atau pengunjung pasar.

Kepala Pasar Rakyat Gianyar memaparkan selain banyak upacara adat, para pedagang juga masih dalam proses pemindahan barang dari Pasar relokasi Samplangan ke Pasar Rakyat Gianyar. Batas akhir Sabtu (12/2) Pasar relokasi di Samplangan sudah dalam kondisi bersih. “Ini artinya Sabtu semua pedagang sudah semua berjualan lapak Pasar Rakyat Gianyar,” jelasnya.

Baca juga:  Polri Ciptakan Institusi Inklusif Bagi Semua Golongan

Diakuinya, dalam masa enam bulan pedagang Pasar Rakyat Gianyar tidak dikenakan retribusi pasar. Ini merupakan kesempatan bagi 1829 pedagang di Pasar Rakyat Gianyar untuk menyesuaikan berjualan di lokasi yang baru.

Nengah Nama Artawa menambahkan pedagang, pembeli termasuk suplayer masih beradaptasi dan pengenalan kondisi pasar yang baru. Pedagang Pagi di Pasar Rakyat Gianyar berjualan pukul 04.00 WITA sampai pukul 18.00 WITA. “Sebelum pukul 18.00 WITA, pengaman pasar sudah mengingatkan pedagang berkemas-kemas untuk menutup lapak dagangannya,” tambahnya. (Wirnaya/Balipost)

Baca juga:  Kemenkumham Bali Buka Konsultasi Hukum Gratis Bagi Terdampak Covid-19
BAGIKAN