Bupati Badung Nyoman Giri Prasta memukul gong pertanda dimulainya Lokasabha I MGTH Kabupaten Badung, Sabtu (15/1) di Puspem Badung. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Maha Gotra Tirta Harum (MGTH) Kabupaten Badung menggelar Lokasabha I, Sabtu (15/1). Lokasabha dipusatkan di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, yang dihadiri langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua Umum MGTH Provinsi, AA Wira Guna, Ketua sementara MGTH Badung I Made Sudiana beserta jajarannya. Hadir juga Sekda Bali Dewa Made Indra, Ketua MGPSSR Kabupaten Badung I Gde Eka Sudarwitha, DPRD Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta, DPRD Badung I Made Suryananda Pramana dan undangan lainnya.

Lokasabha yang dibuka Bupati Badung itu mengambil tema “Ngupadi Pasemetonan, Sareng Ngewangun Badung Hebat”. Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MGTH. Dia menyebut inilah salah satu bagaimana hidup bernegara melaksanakan dharmaning leluhur, dharmaning agama dan dharmaning negara.

Baca juga:  Pesan "Drupadi" untuk Miss Grand Bali

“Kami akan selalu mengayomi bahkan kami siap karena sudah didaulat menjadi pelindung khususnya yang ada di Kabupaten Badung. Saat ini tidak zamannya lagi ada sekat-sekat di masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat dari kalangan manapun, kami harapkan bersatu padu untuk bersama-sama membangun Badung. Sesuai dengan tema lokasabha tersebut, kiranya tepat untuk mengajak, mengedukasi, mengarahkan semeton MGTH Kabupaten untuk mendukung visi dan misi, program dan kegiatan pemerintah,” ujarnya.

Bupati Giri Prasta mengharapkan semeton MGTH Badung agar dapat memanfaatkan pelaksanaan lokasabha ini untuk menjalin komunikasi yang baik dan mempererat hubungan persaudaraan antar semeton semuanya. “Pasemetonan MGTH agar dapat menjalin kerjasama yang baik dengan Pemkab Badung dalam mewujudkan Badung yang aman dan tentram. Kedepan khususnya pasemetonan MGTH bisa jaya dan mesikian. Mari kita sebagai keluarga besar MGTH membangun persaudaraan yang kuat, bersatu membangun Bali seutuhnya dan NKRI pada umumnya. Kami bersedia didaulat sebagai pelindung khususnya yang ada di Kabupaten Badung, walaupun MGTH  yang ada di Badung baru pertama kali mengadakan lokasabha. Organisasi ini akan cepat maju karena banyak para tokoh, pangelingsir dan tokoh-tokoh generasi muda,” ucapnya.

Baca juga:  Polres Badung Giatkan Razia Rumah Kos

Ketua Umum MGTH Provinsi, AA Wira Guna menyatakan bangga dengan semangat semeton yang luar biasa dalam menyiapkan lokasabha. Kata dia, dari sembilan kabupaten dan kota, sudah lima kabupaten menggelar lokasabha. Setelah ini disusul Gianyar.

Ketua panitia, I Dewa Nyoman Oka mengatakan, MGTH Badung jumlahnya tidak banyak. Data sementara lebih dari 600 KK. Disampaikan juga sejarah singkat MGTH yang berawal dari kedatangan Dang Hyang Subali dan Dang Hyang Jaya Rembat ke Bali tahun 1350 sebagai bhagawanta mendampingi Shri Kresna Kepakisan sebagai adipati pemimpin Bali setelah penundukan Bali tahun 1343.

Baca juga:  Pencairan BST Molor, Bupati Giri Prasta Beber Alasannya

Ketua terpilih Jro Mangku Sudiana sejatinya berharap generasi muda yang menjadi ketua, tetapi karena tanggung jawab moral dan untuk menyatukan semeton MGTH dia siap. “Saya akan berusaha mengatur waktu, di tengah kesibukan menjadi sulinggih. Banyak tugas lain di tingkat kabupaten maupun provinsi. Kami banyak mengundang penglingsir/tokoh MGTH, termasuk Bapak Kapolda Bali, Bapak Sang Nyoman Suwisma, Sekda Provinsi Bali Bapak Dewa Made Indra, Semeton MGTH kami undang, untuk memotivasi semeton MGTH yang lainnya,” ungkapnya. (Adv/balipost)

 

BAGIKAN