Apel kesiapan pengamanan malam tahun baru di Mapolresta Denpasar. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Persiapan pengamanan menyambut tahun baru 2022 makin diintensifkan Polresta Denpasar. Salah satu perintah Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan menindak tegas warga terlibat perkelahian dan kericuhan.

“Penegakan hukum seperti perkelahian dan pelanggaran hukum lainnya agar anggota Reskrim melakukan penindakan tegas dan terukur,” tegas Kombes Jansen saat pimpin apel kesiapan pengamanan pergantian tahun di mapolresta, Jumat (31/12).

Pengamanan malam pergantian tahun, Polresta dan jajarannya melakukan langkah-langkah yang humanis mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19. Dalam situasi pandemi, Jansen mengharapkan agar selalu menjaga kesehatan dan menerapkan prokes yang ketat untuk mencegah penularan Covid-19. “Mari cegah penularan Covid-19 mulai dari lingkungan kita masing-masing dan tetap semangat menjalankan tugas,” ujarnya.

Baca juga:  Soal Pengarakan Ogoh-ogoh, Ini Kata Kapolresta

Seperti diketahui bersama, Bali terkena dampak buruk hingga terpuruk karena Covid-19. Saat ini Bali kembali bangkit dalam keterpurukan.

Kepolisian sebagai garda terdepan dalam hal pelayanan dan pengamanan masyarakat diharapkan bisa secara ekstra serta sigap dalam melakukan kegiatan-kegiatan pengamanan kepada masyarakat. “Saya perintahkan Kabagops agar diingatkan kepada kapolsek agar bisa mengatur anggotanya sebaik mungkin untuk pelaksanaan kegiatangiat pada malam hari ini. Diharapkan anggota harus terlihat nyata ada di lapangan,” tegas Jansen.

Baca juga:  Diduga Gelapkan Rp 500 Juta, Kepala LPD Sega Ditetapkan Tersangka

Mantan Wakapolres Badung ini memerintahkan saat malam pergantian tahun kendaraan dinas yang ada lampu rotatornya agar dinyalakan saat patroli. Tujuannya untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa keberadaan Polri itu betul-betul ada untuk masyarakat.

Tentunya kegiatan-kegiatan yang dilakukan harus bersinergi dengan instansi terkait lainnya untuk memastikan bahwa apa yg menjadi instruksi dari pemerintah dapat berjalan dengan baik. “Ditetapkan pemerintah tidak ada yang namanya perayaan, peletusan petasan dan keramaian. Kita di sini ada untuk mencegah semua itu terjadi dan harus bersinergi. Kita akan kedepankan rekan-rekan dari Satpol PP,” ungkapnya. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Begini Reaksi Disabilitas Lulus Ujian SIM D
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *