Gubernur Koster bersama Kapolda Bali melakukan persembahyangan di Pura Lampuhyang Madya, Pura Pucak Bibis, Pura Pasar Agung, dan Pura Lampuhyang Luhur, Karangasem, Sabtu (25/12). (BP/Win)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Kapolda Bali, Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra berdoa memohon kerahuyan jagat Bali serta anugerah dan restu agar persiapan hingga pagelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan berlangsung pada tahun 2022 di Pulau Bali berjalan dengan lancar. Doa tersebut disampaikan saat Gubernur Koster bersama Kapolda Bali melakukan persembahyangan di Pura Lampuhyang Madya, Pura Pucak Bibis, Pura Pasar Agung, dan Pura Lampuhyang Luhur, Karangasem, Sabtu (25/12).

Persembahyangan dihadiri secara langsung oleh Bupati Karangasem, Gede Dana, Kepala BPSDM Provinsi Bali, I Gede Darmawa, Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta dan Penyarikan Agung MDA Provinsi Bali, Ketut Sumarta.

Baca juga:  Bertambah, Belasan Warga di Dua Zona Orange Ini Terjangkit COVID-19

Pemangku Pura Lampuhyang Luhur, Jero Mangku Gede Wangi mengungkapkan persembahyangan yang dilakukan Gubernur Koster di Pura Lampuhyang Luhur secara khusus untuk memuja Hyang Widhi Wasa dalam manisfestasinya sebagai Dewa Iswara atau Sang Hyang Geni Jaya.

Gubernur Koster, mengatakan bahwa selain memohon anugerah dan restu agar persiapan hingga pagelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan berlangsung pada tahun 2022 di Pulau Bali bisa berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman, persembahyangan juga dilaksanakan untuk memohon anugerah agar alam Bali beserta isinya rahayu, berjalan harmonis serta memohon supaya pandemi Covid-19 di Pulau Bali dapat terus dikendalikan, serta terus menunjukan hasil yang melandai, sehingga sehingga pemulihan pariwisata dan ekonomi Bali dapat dilakukan lebih cepat.

Baca juga:  Ribuan Siswa dan Guru Meriahkan Pawai Budaya HUT ke-383 Kota Amlapura

“Kami juga memohon tuntunan agar visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga kebijakan dan program pembangunan untuk kepentingan masyarakat Bali dapat berjalan dengan lancar dan sukses, meskipun masih berada dalam suasana pandemi Covid-19,” ujar Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Usai melaksanakan persembahyangan, Gubernur Bali jebolan ITB ini menyempatkan waktu membeli kacang, pisang rebus, dan jajan bantal pisang yang dibuat sebagai sumber pendapatan ekonomi oleh ibu-ibu rumah tangga di sekitar lingkungan Pura Lampuhyang Madya. Dengan berjalan kaki menyusuri anak tangga, Gubernur Koster juga menyempatkan waktu bercengkrama dengan warga yang hendak menuju Pura Lampuhyang Luhur, sambil meladeni warga yang ingin berfoto bersama orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Baca juga:  Ditanya Kapan Siswa Mulai Belajar Konvensional, Ini Jawaban Gubernur Koster

Diakhir kegiatan persembahyangannya, Gubernur Koster memberikan bantuan beras kepada Pemangku, pedagang, hingga tukang suun banten di Wantilan Pura Lampuhyang Madya dengan harapan mampu meringankan beban ekonomi para pedagang, tukang suun banten, dan termasuk Pemangku. (Winata/balipost)

BAGIKAN