ABRASI - Kondisi pondasi bangunan balawista Pantai Kuta, Badung, Minggu (5/12) yang terkikis air laut saat gelombang tinggi melanda. Selain abrasi, sepanjang pantai ini juga diserbu sampah kiriman laut. (BP/Edi)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Air pasang yang menerjang kawasan pantai Kuta, Sabtu (4/12) malam, tak hanya membawa sampah, namun juga memperparah kondisi abrasi disana. Abrasi yang mengikis sekitar dua meter pasir pantai ini, mengakibatkan pantai ini terlihat compang-camping. Selain akar pohon tampak ke permukaan, bahkan ada yang sampai tumbang, kondisi pos Balawista yang sebelumnya sempat tergerus, kini kondisinya semakin parah.

Dari pantauan di lapangan, pondasi pos Balawista ini, sudah sergerus cukup dalam. Yang mana, tiang beton penyangga bangunan, sampai terlihat. Bahkan, pada Minggu (5/12) pagi, Bahkan seorang wisatawan asing sempat jadi korban, karena pasir pantai tempatnya berpijak mengalami longsor, hingga kepalanya membentur material reruntuhan pondasi Pos Balawista. Wisatawan asing itu pun langsung dilarikan menuju rumah sakit, akibat menderita luka cukup parah pada kepala bagian belakang.

Baca juga:  Dua Tahun, Pencemaran Limbah Cair di Kuta Belum Tertangani

Kepala UPT Balawista Kuta Ketut Ipel, membenarkan kerusakan yang terjadi pada pondasi salah satu Pos Balawista Kuta tersebut. Demi keamanan, pos tersebut terpaksa tidak dipergunakan untuk sementara waktu. “Kondisi pos ini sudah saya laporkan ke Dinas. Selain itu, anggota juga sudah saya arahkan untuk mengosongi pos itu,” ucap Ipel.

Selain itu, para pengunjung juga diminta untuk menjaga jarak dengan pos. Guna memastikan itu, dalam waktu dekat pihaknya rencana memasang semacam pita pengaman. Untuk sementara, petugas sudah memasang kayu dna tali mengelilingi area pos. “Jadi rencananya kami akan pasang semacam police line, agar pengunjung tidak terlalu dekat atau menaiki pos,” imbuhnya.

Baca juga:  Bali akan Batasi Kegiatan Libatkan Orang Banyak

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pariwisata Badung Cok Raka Darmawan saat dikonfirmasi, mengatakan akan segera melaporkan kondisi ini ke Bupati Badung melalui Sekda. Sementara, untuk teknis bangunan pos Balawista, pihaknya akan minta bantuan pihak PUPR Badung untuk tindak lanjutnya. Abrasi ini kata dia, memang akibat kondisi alam, karena kalau angin barat memang susah untuk diantisipasi. “Ini akan segera kami laporkan ke Bupati melalui Sekda, supaya diketahui kondisinya dan penanganannya seperti apa,” katanya singkat. (Yudi Karnaedi/Balipost)

Baca juga:  Bawaslu Temukan Empat WNA Masuk DPT

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *