Suasana Pasar Singamandawa beberapa waktu lalu (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Pasar Singamandawa di Kecamatan Kintamani akan direvitalisasi mulai tahun depan. Tahap awal, revitalisasi direncanakan pada bagian depan pasar. Untuk membiayai kegiatan itu, Pemkab Bangli telah mengalokasikan anggaran Rp 8 M (miliar) pada APBD 2022.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Bangli Putu Ganda Wijaya dikonfirmasi Minggu (28/11) mengatakan Pemkab sudah membuat masterplan Pasar Singamandawa. Perencanaan awal, revitalisasi pasar tradisional itu dilakukan menyeluruh dengan anggaran Rp 50 miliar bersumber dari bantuan pusat.

Baca juga:  Masih Kecil, Peran Swasta di Riset

Untuk bisa dapat bantuan pusat, Pemkab sudah sempat mengajukan proposal ke Kementerian Perdagangan. Namun karena bantuan yang diharapkan belum ada, revitalisasi akhirnya direncanakan bertahap.

Pada tahap pertama, kegiatan revitalisasi akan dilakukan di bagian depan pasar dengan anggaran Rp 8 miliar. Anggaran yang dipakai itu bersumber dari dana bantuan keuangan khusus (BKK) Provinsi Bali. “Secara keseluruhan Kabupaten Bangli tahun 2020 mendapat BKK Provinsi Bali Rp 50 miliar. Rp 8 miliarnya dialokasikan untuk revitalisasi pasar Singamandawa,” ungkap Ganda.

Baca juga:  Mendagri Usulkan Anggaran Pemilu Capai Triliunan Rupiah

Sedangkan revitalisasi tahap berikutnya akan direncanakan tahun 2023. Ganda berharap dengan dana dari berbagai sumber nantinya revitalisasi pasar Singamandawa bisa terus berlanjut hingga tuntas. Sesuai masterplan yang sudah dibuat. “Mengenai proposal yang sudah diajukan ke pusat, belum ada kepastian belum dapat,” pungkasnya. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN