Polisi olah TKP penemuan mayat orok di Dam Tanah Putih. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Dalam kurun waktu 5 bulan, dua mayat orok ditemukan di Dam Tanah Putih, Jalan Tanah Putih, Banjar Bucu, Darmasaba, Abiansemal. Namun pembuangnya hingga saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

Kapolsek Abiansemal Kompol Ruli Agus Susanto, Selasa (18/9) menyatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Pengumpulan keterangan saksi-saksi terus dilakukan. “Sejak saya menjabat Kapolsek (Abiansemal) sudah dua mayat orok ditemukan di Dam Tanah Putih,” ujarnya.

Baca juga:  Pembiayaan Infrastruktur KPBU Capai Rp 170,26 Triliun

Menurut Kompol Ruli, anggota Unitreskrim sudah disebar untuk mencari tahu pembuang orok tersebut.
Apakah orok itu hanyut atau sengaja dibuang di TKP? “Saya tidak bisa mengira-ngira atau berandai-andai. Kita harus berdasarkan fakta untuk mengungkap kasus ini,” tegasnya.

Ruli berjanji jika ada perkembangan akan diinformasikan ke awak media. Oleh karena itu proses penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap pelakunya.

Seperti diberitakan, hendak mencuci kaki di Dam Tanah Putih, Jalan Tanah Putih, Banjar Bucu, Darmasaba, Abiansemal, Badung, I Made Lanus (62) melihat benda aneh, Senin (27/9). Awalnya dikira bangkai tikus tapi setelah dicek ternyata mayat orok.

Baca juga:  Mayat Orok yang Ditemukan di Padanggalak Berusia 4 Bulan Kandungan

Jenis kelaminnya tidak terlihat dengan mata bayi sudah tidak ada, namun masih ada tali pusar. Kemungkinkan bayi tersebut dibuang sehari sebelumnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *