Ratusan warga Malaysia berpakaian hitam-hitam berunjuk rasa di Kuala Lumpur, Sabtu (31/7/2021). Mereka meminta PM Muhyiddin Yassin mundur karena gagal menjalankan pemerintahan. (BP/Ant)

KUALA LUMPUR, BALIPOST.com – Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin akan menghadap Raja Malaysia di Istana Negara, Senin (15/8). Ia dijadwalkan mengajukan surat pengunduran diri sebagai perdana menteri.

“Ya dapat dikonfirmasi. Besok setelah rapat kabinet di pagi hari perdana menteri akan menghadap Raja Malaysia untuk mengundurkan diri dari posisinya,” ujar Staf Ahli Bidang Media Menteri Tugas-Tugas Khusus Malaysia, Aneita Abdullah, Minggu (15/8), dikutip dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Lopyreva Promosikan Rusia yang Bersahabat

Ia mengatakan pengunduran diri tersebut sesuai aturan undang-undang saat perdana menteri tidak mempunyai dukungan mayoritas di parlemen.

“Setelah itu menunggu Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong untuk membuat keputusan,” ujar Aneita.

Media tersebut memberitakan seorang pemimpin Partai Pribumi Bersatu membenarkan Muhyiddin Yassin akan menyerahkan surat peletakan jabatannya kepada Yang di-Pertuan Agong di Istana Negara besok.

Anggota Majelis Pimpinan Tertinggi Bersatu, Mohd Redzuan Md Yusof mengatakan persoalan tersebut disampaikan Muhyiddin Yassin dalam pertemuan dengan anggota parlemen Bersatu selama kira-kira dua jam, Minggu.

Baca juga:  Indonesia Konsisten Dukung Palestina

“Besok akan ada musyawarah khusus kabinet sebelum Muhyiddin menghadap Raja Malaysia untuk mempersembahkan surat peletakan jabatan,” katanya.

Mohd Redzuan mengatakan Muhyiddin sudah mencoba sebaik mungkin untuk mempertahankan keadaan dan kedudukan pemerintahan namun ikhtiarnya tersebut tidak membuahkan hasil. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *