Gubernur Bali, Wayan Koster. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan ucapan selamat atas perayaan Dies Natalis ke XVIII civitas akademika Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Gubernur menjadi pembicara dalam acara yang digelar secara daring tersebut via ruang video conference kediaman Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/7).

“Atas nama pemerintah provinsi Bali dan masyarakat Bali, serta sebagai gubernur dan ketua dewan penyantun Saya mengucapkan selamat Dies Natalis ke-18 ISI Denpasar Semoga selalu Jaya dan sukses dalam mengemban amanah sebagai garda terdepan dalam penguatan dan pengaruh kemajuan seni budaya Indonesia khususnya di Bali,” ujar Gubernur.

Lebih jauh, Gubernur yang juga selaku Ketua Dewan Penyantun ISI Denpasar ini menyampaikan keberhasilan ISI di usianya yang ke 18 tahun, telah meletakkan haluan pengembangan keilmuan dan kelembagaan secara baik dan strategis. Disamping juga telah mengarahkan orientasi pembelajaran seni dan desain berbasis pemajuan tradisi, seni dan budaya serta kearifan lokal Bali dan Nusantara

Baca juga:  Overload, Kakanwil Hukum dan HAM Berharap Lapas Kerobokan Segera Dipindah

“Karya cipta seni kreasi insan ISI Denpasar selalu mewarnai perhelatan seni budaya yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi Bali juga Nasional dan Internasional,” ungkapnya.

Ia menyatakan dukungan atas upaya pengembangan kelembagaan ISI Denpasar dalam menjawab tantangan dan dinamika zaman ke depan.

“Perubahan nama ISI Denpasar menjadi ISI Bali ini sejalan dengan branding Bali. Hal ini tentu akan diiringi pula dengan pengembangan struktur seni yang lebih progresif, desain media baru dan teknologi digital seni yang berbasis kepada kearifan lokal masyarakat Bali,” imbuh Gubernur kelahiran desa Sembiran, Buleleng ini.

Baca juga:  Lanud Ngurah Rai Gelar Sosialisasi Pola Hidup Sehat

Diakhir sambutan, Gubernur menyampaikan harapannya agar insan ISI Denpasar bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, menjadi asisten pembangunan provinsi Bali yang berperan memajukan kehidupan masyarakat Bali melalui seni dan budaya.

Acara turut dikolaborasikan dengan pembukaan Festival Internasional Bali Padma Bhuwana yang dibuka oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim. Ia pun mengingatkan pentingnya seni budaya sebagai pusat informasi dan diplomasi budaya, yang patut dijaga dan dilestarikan.

Disisi lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia M. Bazuki Hadi Mulyono sebagai pengisi Orasi Ilmiah menyatakan besarnya pengaruh seni dalam perancangan infrastruktur publik Indonesia. Dalam hal ini Bali menurutnya merupakan salah satu contoh yang baik, bagaimana unsur seni secara turun-menurun mempengaruhi kehidupan dan pembangunan dan menjadi identitas masyarakarnya.

Baca juga:  Tangkapan Narkoba 11 Hari, Polresta Klaim Selamatkan Seribu Orang

Sementara itu, Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana dalam laporannya menyampaikan berbagai raihan-raihan yang telah berhasil dicapai ISI Denpasar baik dari sisi keilmuan maupun kelembagaan. Berbagai pengembangan pun dilaksanakan guna melahirkan kualitas sdm yang unggul profesional, berintegritas dan juga melayani.

Dipenghujung acara juga digelar penyerahan penghargaan kepada 8 tokoh penerima Penghargaan Bali Bhuana Nata Kerthi Nugraha. Tampak hadir pula dalam acara, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang juga selaku Guru Besar Tidak Tetap ISI Denpasar. (Winatha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *