Suasana pemakaman pasien terkonfirmasi COVID-19. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Korban jiwa COVID-19 di Bali pada Senin (5/7) bertambah lebih banyak dari tambahan sehari sebelumnya. Ada 7 korban jiwa yang dilaporkan pada hari ini.

Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, jumlah korban jiwa terbanyak dilaporkan Denpasar. Jumlahnya mencapai 3 orang.

Pada hari ini, Denpasar yang berstatus zona orange juga melaporkan tambahan kasus sebanyak 139 orang. Terbanyak dibandingkan 8 kabupaten yang ada di Bali.

Sementara itu, ada 4 kabupaten yang masing-masing melaporkan tambahan pasien meninggal 1 orang. Yaitu Badung, Karangasem, Tabanan, dan Gianyar.

Pasien pertama merupakan pria berusia 69 tahun. Warga Denpasar ini masuk ke Fullerton Health Clinic pada 26 Juni dan terkonfirmasi di hari yang sama. Pasien tanpa komorbid ini meninggal pada 5 Juli.

Baca juga:  Bidan Positif COVID-19, Layanan Rawat Inap Puskesmas Ditutup

Pasien kedua merupakan pria berusia 42 tahun. Warga Denpasar ini masuk ke RSUP Sanglah pada 1 Juli dan terkonfirmasi sehari setelahnya. Pasien dengan tekanan darah tinggi dan diabetes ini meninggal pada 5 Juli.

Pasien ketiga merupakan perempuan berusia 52 tahun. Warga Denpasar ini masuk ke RSUP Sanglah pada 1 Juli dan terkonfirmasi sehari setelahnya. Pasien dengan komorbid diabetes ini meninggal pada 2 Juli namun baru dicatatkan 3 hari kemudian, pada 5 Juli.

Pasien keempat merupakan perempuan berusia 32 tahun. Warga Badung ini masuk ke RSUD Mangusada pada 26 Juni namun terkonfirmasi dua hari sebelumnya. Pasien tanpa komorbid ini meninggal 9 hari setelah dirawat, pada 5 Juli

Baca juga:  Ini, Hasil Uji Swab Jasad Warga Amerika yang Meninggal di Villa

Pasien kelima merupakan perempuan berusia 76 tahun. Warga Karangasem ini masuk ke RSUD Bali Med Karangasem pada 2 Juli dan terkonfirmasi sehari setelahnya. Pasien tanpa komorbid ini meninggal pada 3 Juli.

Pasien keenam merupakan perempuan berusia 60 tahun. Warga Tabanan ini masuk ke RS Kasih Ibu Tabanan pada 2 Juli dan terkonfirmasi pada 3 Juli. Pasien dengan penyakit penyerta tekanan darah tinggi dan diabetes ini meninggal pada 3 Juli.

Pasien ketujuh merupakan pria berusia 27 tahun. Warga Gianyar ini masuk ke RSU Premagama pada 4 Juli dan terkonfirmasi sehari sebelumnya. Pasien tanpa komorbid ini meninggal pada 5 Juli.

Baca juga:  COVID-19, Pendapatan Tabanan Berpotensi Hilang Seratusan Miliar

Kumulatif korban jiwa mencapai 1.592 orang. Rinciannya 1.586 WNI dan 6 WNA.

Posisi lima teratas dengan jumlah warga meninggal karena COVID-19 terbanyak adalah Denpasar 363 orang, Badung 268 orang, Tabanan 205 orang, Buleleng 189 orang, dan Gianyar 143 orang. Sedangkan posisi keenam hingga sembilan adalah Bangli 122 orang, Karangasem 121 orang, Jembrana 82 orang, dan Klungkung 80 orang. Terdapat juga 14 warga kabupaten lain yang meninggal karena COVID-19 di Bali. (Winatha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *