Siswa saat datang ke sekolah dalam PPDB. (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA dan SMK tahun pelajaran 2021/2022 mulai dibuka, Senin (14/6). Pelajar yang baru lulus SMP tahun ini, antusias mencari sekolah baru di jenjang SMA/SMK.

Para pelajar ini nampak antusias mengikuti PPDB lewat jalur daring. Bahkan, ada yang memilih datang langsung ke sekolah, dengan menerapkan prokes.

Situasi demikian salah satunya terlihat di SMAN 2 Semarapura. Meski pendaftaran dilakukan secara daring, banyak siswa memilih datang ke sekolah untuk mendaftarkan secara manual.

Lantaran menggunakan sistem online, para pelajar ini juga diberikan ruang untuk mendaftar secara daring dari sekolah tersebut. Mereka juga bisa melakukan perbaikan persyaratan, apabila ada yang belum memenuhi syarat.

Baca juga:  Pendaftaran PPBD SMA/SMK Tahap Pertama, Ini Kata Kadisdikpora Bali

Banyak siswa yang dipanggil karena salah mencantumkan piagam, surat keterangan lulus, dan prosedur lain yang tidak bisa diterima oleh sistem. Pihak sekolah nampak sudah siap dengan sistemnya, sesuai jam yang ditentukan. “Masalah ada pada siswa, ada yang salah unggah surat keterangan lulus, keterangan lomba dan kesalahan prosedural lainnya yang bisa diperbaiki. Tetapi bisa langsung diperbaiki,” kata Ketua Penyelenggara PPDB di sekolah setempat, I Ketut Langkir.

SMAN 2 Semarapura menerima 360 siswa. Jalur prestasi sebanyak 20 persen, nilai rapor 10 persen, afirmasi dan inklusi 15 persen, perpindahan tugas orangtua sebanyak 5 persen, dan untuk zonasi paling besar sebanyak 50 persen. PPDB tahap pertama, dilaksanakan mulai Senin (14/6) sampai Rabu (16/6) untuk jalur prestasi, afirmasi, inklusi dan perpindahan orang tua.

Baca juga:  Puluhan Orangtua Datangi DPRD Bali, Keluhkan Anaknya Tak Diterima PPDB SMA/SMK

Siswa yang sudah masuk dalam penerimaan sementara diminta untuk terus memantau website. Karena terus terjadi perubahan sampai akhir pendaftaran, Rabu (16/6) sore.

Sedangkan untuk zonasi, pendaftaran baru dibuka mulai tanggal 21-23 Juni, dan rangking rapor siswa adalah pendaftaran tahap ke tiga, 28-30 Juni. Siswa cukup antusias agar bisa diterima di SMAN 2 Semarapura.

Bahkan, siswa dari luar zonasi berupaya bisa diterima melalui jalur lain, bersaing dengan siswa yang lain seperti jalur afirmasi. “Saya ingin bersekolah disini. Semoga lolos melalui jalur afirmasi,” kata salah satu siswa lulusan SMPN 2 Semarapura dari Kamasan, Ketut A. Juliantara.

Baca juga:  Tahun Ajaran 2019-2020, Tiga SMA Swasta di Tabanan Tak Dapat Siswa

Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Ketut Sujana mengatakan untuk lulusan SMP tahun 2021 ini ada sebanyak 2.944 orang, Lulusan SD sebanyak 2.799 orang dengan daya tampung SMP sebanyak 3.264 orang siswa. “Untuk SMA dan SMK di Klungkung kami tidak tahu persis namun sesuai data provinsi,” katanya. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *