Mendes PDDT mengunjungi BUMDes di Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, Sabtu (29/5). (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Abdul Halim Iskandar, optimis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi lokomotif untuk mengerakkan roda perekonomian perdesaan. Ini, sebagai langkah pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Hal ini diungkapkannya saat turun langsung melihat perkembangan salah satu Bumdes di Tabanan, tepatnya di Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, Sabtu (29/5). Dari pengamatannya selama ini, ia melihat hampir seluruh BUMDes di Provinsi Bali sudah mengeliat, hanya tinggal dikuatkan lagi dalam hal pendampingan baik dari kementerian, pemerintah daerah, termasuk perguruan tinggi terdekat yang ada kerjasama dengan Kemendes. “Pendampingan ini sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi,” terangnya.

Baca juga:  Entaskan Kemiskinan, Pendirian Terkendala SDM

Disinggung terkait dana desa di masa pandemi, ia  memastikan tidak ada yang berubah. “Dana desa tetap sesuai komitmen bapak Presiden Jokowi luar biasa, sekarang posisi dana desa sudah Rp 72 triliun untuk di seluruh Indonesia. Intinya keberadaan dana desa tidak ada bedanya baik sebelum pandemi maupun saat pandemi, hanya pemanfaatannya saja yang berbeda,” jelasnya.

Misalnya, mulai 2020 yang semula tidak ada BLT jadi ada. Nanti kalau sudah selesai pandemi dan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) sudah valid akan jadi acuan atau pedoman dalam menggeliatkan ekonomi desa.

Baca juga:  Ini, Saran Fraksi Demokrat untuk Tatanan Era Baru

Sementara itu Perbekel Kukuh Kerambitan, I Nyoman Widhi Adnyana, keberadaan Bumdes lebih banyak menyerap hasil pertanian masyarakat desa setempat. Misalnya di musim tanam 2021, Bumdes mampu menyerap hampir 17 ton gabah.

Pada kunjungan kerjanya kali ini, Mendes PDTT juga menyerahkan sertifikat penghargaan penyelesaian pendataan SDGs bagi 18 desa di wilayah kabupaten Tabanan. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *