Tangkapan layar peta sebaran kasus COVID-19 di Bali. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan kasus COVID-19 pada Jumat (14/5) mencapai 47 orang. Jumlah ini merupakan yang terendah sejak 9 bulan terakhir, September 2020 hingga Mei 2021 di Bali.

Di 17 Agustus 2020, Bali sempat mencatatkan kenaikan kasus sebanyak 45 orang. Namun setelah itu, jumlah tambahan kasus naik terus di atas 60 orang, bahkan hingga rekornya mencapai 542 orang di 26 Januari 2021.

Dilihat dari data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, jenis penularan kasus baru terdiri dari 44 transmisi lokal dan 3 pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN). Sedangkan untuk kumulatifnya, warga terinfeksi COVID-19 di Bali sudah mencapai 46.171 orang, dengan rincian 42.890 transmisi lokal, 2.829 PPDN, dan 362 pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Baca juga:  Meski Kasus COVID-19 Lampaui 3 Juta Orang, Sejumlah Negara Bersiap Longgarkan "Lockdown"

Peringkat lima besar kabupaten/kota dengan kumulatif kasus terbanyak adalah Denpasar 14.611 orang, Badung 8.639 orang, Gianyar 5.230 orang, Tabanan 4.654 orang, dan Buleleng 3.864 orang. Untuk peringkat enam hingga sembilan diisi Bangli 2.400 orang, Jembrana 2.299 orang, Karangasem 1.894 orang, dan Klungkung 1.747 orang.

Warga kabupaten lain yang tertular COVID-19 di Bali mencapai 682 orang. Sementara untuk WNA, jumlahnya sudah mencapai 151 orang.

Sebaran kasus baru ada di 7 kabupaten/kota karena dua kabupaten nihil tambahan kasus. Yakni Jembrana dan Klungkung.

Hanya dua zona orange yang mencatatkan kenaikan kasus sebanyak belasan orang. Yaitu Buleleng 13 orang dan Denpasar 12 orang.

Baca juga:  Rumah Warga di Abang Ludes Terbakar, Ini Sebabnya

Sisanya 5 kabupaten melaporkan kasus di bawah 10 orang. Yaitu Tabanan 6 orang, Badung 5 orang, Gianyar, Bangli, dan Karangasem sama-sama bertambah 2 orang. Terdapat juga 5 warga kabupaten lain yang dilaporkan terkonfirmasi.

Pasien sembuh bertambah 96 orang sehingga totalnya mencapai 43.653 orang. Sebaran ada di 8 kabupaten/kota karena Karangasem nihil tambahan pasien sembuh.

Lima besar penyumbang tambahan pasien sembuh adalah Denpasar 27 orang, Buleleng 21 orang, Bangli 19 orang, Badung 14 orang, dan Tabanan 6 orang. Tiga kabupaten lainnya melaporkan kasus sebanyak 5 orang hingga di bawah itu. Yaitu Gianyar 5 orang, Jembrana dan Klungkung sama-sama bertambah 2 pasien sembuh.

Baca juga:  Berhasil Ditekan, Jumlah Orang Terlibat Narkoba di Bali

Korban jiwa bertambah 3 orang di 3 kabupaten. Rinciannya Gianyar, Bangli, dan Buleleng masing-masing bertambah 1 warga meninggal. Kumulatif kasus meninggal mencapai 1.436 orang. Rinciannya 1.431 WNI dan 5 WNA.

Kasus aktif berkurang 52 orang. Pasien yang masih dirawat menjadi 1.082 orang dengan lima besar kasus aktif terbanyak adalah Denpasar 368 orang, Badung 163 orang, Buleleng 118 orang, Karangasem 107 orang, dan Tabanan 92 orang.

Posisi keenam hingga sembilan adalah Gianyar 83 orang, Bangli 64 orang, Jembrana 15 orang, dan Klungkung 13 orang. Warga kabupaten lainnya melaporkan 44 orang dan 15 WNA masih dirawat. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN