Ilustrasi. (BP/tomik)

WASHINGTON, BALIPOST.com – Penerima vaksin COVID-19 dosis lengkap disarankan tak menggunakan masker saat di luar ruangan. Saran ini dikeluarkan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Kamis (13/5).

Dikutip dari Kantor Berita Antara, CDC merekomendasikan orang-orang yang telah mendapatkan dosis vaksin lengkap tidak perlu menggunakan masker di luar ruangan, juga di ruang tertutup di banyak tempat. Saran itu menjadi pedoman terbaru, yang menurut CDC bakal memungkinkan kehidupan normal sudah bisa kembali berjalan.

Baca juga:  Pulihkan Pariwisata Bali, Kemenparekraf Kembangkan Program "Replacement"

CDC juga mengatakan penerima vaksin penuh tidak perlu menjaga jarak fisik di banyak tempat. CDC berharap pedoman itu dapat mendorong lebih banyak warga Amerika untuk divaksinasi.

Panduan yang direvisi itu merupakan langkah besar menuju kehidupan sebelum pandemi. Namun, CDC masih merekomendasikan orang-orang yang sudah divaksin untuk tetap memakai masker di dalam pesawat dan kereta api, di bandara, di pusat transit, transportasi umum, dan berbagai tempat lainnya seperti rumah sakit dan kantor dokter.

Baca juga:  Trend Kesembuhan Pasien COVID-19 di Buleleng Meningkat

CDC mengatakan orang-orang penerima dosis vaksin lengkap harus tetap menggunakan masker di lokasi-lokasi yang diwajibkan oleh undang-undang federal, negara, daerah, kesukuan dan teritorial. Mereka juga diharuskan mematuhi aturan-aturan yang dikeluarkan, misalnya dari bisnis setempat dan pedoman di tempat kerja.

Pada akhir April, CDC mengatakan bahwa mereka yang telah divaksin lengkap dapat mengikuti kegiatan di luar ruangan secara aman, seperti berjalan-jalan dan mendaki gunung tanpa penggunaan masker. Tetapi, mereka disarankan agar terus memakai masker di tempat-tempat umum yang mewajibkan penggunaannya. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *