Dermaga Kedisan, Kintamani. (BP/dok)

BANGLI, BALIPOST.com – Proyek pembangunan dermaga penyeberangan di Danau Batur, Kintamani kembali dilanjutkan tahun 2021 ini. Hanya saja besaran anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat untuk pembangunan tahun sekarang turun, tidak sesuai dari rencana sebelumnya. Imbasnya target penyelesaiannya molor.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangli Gede Redika, Rabu (21/4) mengatakan pemerintah pusat sebelumnya merencanakan mengalokasikan anggaran Rp 10 miliar untuk kelanjutan pembangunan dermaga di Danau Batur tahun ini. Namun karena anggaran negara diprioritaskan untuk penanganan COVID-19, nggaran yang dialokasikan untuk kelanjutan dermaga pun menjadi berkurang setengahnya. “Sekarang hanya dianggarkan Rp 5 miliar. Biar bisa berjalan saja,” ungkapnya.

Baca juga:  KMP Dharma Rucitra III Ditarik ke Surabaya

Dengan anggaran Rp 5 miliar, pengerjaannya hanya melanjutkan pemasangan tiang pancang. “Kalau sebelumnya tahun ini direncanakan sudah ada pengerjaan fisik di perairan. Sudah mulai ada pengecoran sandar kapal. Karena kondisi begini, otomatis hanya pemasangan tiang pemancang saja,” jelasnya.

Redika mengatakan karena anggaran yang dialokasikan tidak sesuai sencana awal, maka target penyelesaian dermaga itu pun bergeser. Sebelumnya, proyek dermaga ditargetkan selesai 2023, sekarang molor menjadi 2024. “Kita kan tidak tahu bagaimana kondisi keuangan negara nanti. Bisa saja molor lagi,” ujar Redika.

Baca juga:  Permudah Pencairan BOS, Siswa Pengungsi Dibuatkan Sekolah Khusus

Meski target penyelesaian molor, pejabat asal Batur, Kintamani itu memastikan tidak berdampak pada aktifitas penyebrangan. Selama proyek pembangunan dermaga tahap I berjalan hingga saat ini aktifitas penyebrangan di Danau Batur tidak mengalami gangguan. Masih berjalan lancar.

Hanya saja karena dampak pandemi, aktivitas penyeberangan tidak terlalu ramai. Sehari rata-rata hanya dua boat yang beroperasi.

Pada tahun ini Dishub Bangli menargetkan pendapatan dari retribusi penyebrangan di Danau Batur hanya Rp 56 juta. Sama seperti target tahun lalu. Redika yakin target itu bisa terpenuhi.

Baca juga:  Penanganan Banjir Bandang di Songan Tak Cukup Cara Niskala

Sebagaimana yang diketahui pembangunan dermaga di Danau Batur dilakukan di tiga titik yakni dermaga Kedisan, dermaga Kuburan Terunyan serta dermaga Terunyan Desa. Proyek pembangunan dermaga sudah berjalan sejak tahun lalu. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *