Pelaku pencurian berikut sepeda motor diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Pelaku pencurian sepeda motor di rumah warga di Kelurahan Gilimanuk, Selasa (19/1) dibekuk jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Pelaku berinisial AH (33) asal Jember, Jawa Timur, diketahui tinggal sementara di Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk.

Pelaku dibekuk polisi berikut barang bukti sepeda motor hasil pencurian, Yamaha Jupiter. Aksi pelaku ini tergolong nekat, karena dilakukan di dalam garase rumah korban Yudi Irawan, warga Lingkungan Penginuman, Gilimanuk.

Baca juga:  Kasus COVID-19 Bali Bertambah di Atas 200 Orang, Ini Tiga Besarnya

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana, Jumat (5/2) mengatakan, pelaku inisial AH ini mengaku nekat mencuri sepeda motor didasari faktor ekonomi. Pelaku merupakan mantan sopir ekspedisi yang terkena PHK karena pandemi Covid-19.

Motor yang dicurinya tidak langsung dijual, melainkan digadaikan dan hasil gadai itu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Pelaku menggadaikan sepeda motor berikut STNK senilai Rp 2 juta.

Lolisi mengamankan sepeda motor saat digadaikan di salah satu warga di Gilimanuk. “Pelaku kita bekuk di Banyuwangi,” terang Kapolsek.

Baca juga:  Soal Perampasan Baju dan Bendera, ForBALI Bantah Klaim Kapolres Klungkung

Modus pelaku saat mencuri, mengintai TKP rumah korban dan mencari disaat lengah. Pelaku lantas masuk ke garase untuk membawa lari sepeda motor yang terparkir.

Pelaku mudah menghidupkan sepeda motor lantaran kunci masih nyantol di sepeda. Selain itu pelaku juga mengambil STNK sepeda motor di dalam rumah.

Dari keterangan pelaku, ia dan korban saling kenal. Dan sudah sering ke rumah korban, sehingga mengetahui kebiasaan korban menaruh sepeda motor dan surat-surat.

Baca juga:  GGS Muncul Tiba-tiba Setelah Verifikasi Gubernur, DPRD Bangli Laporkan ke KASN

Selain menahan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti sepeda motor Jupiter Z warna merah hitam DK 2647 ZA. Pelaku dijerat Pasal 362 jo pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.